Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Menu Bakaran dan Panggangan di Tahun Baru? Ikuti Tips Ini Agar Tetap Sehat!

Ditulis oleh Fathurrahmi Ichwan Alduaira2 menit baca
Menu Bakaran dan Panggangan di Tahun Baru? Ikuti Tips Ini Agar Tetap Sehat!
Tips-tips penting dalam meminimalkan resiko gangguan kesehatan dari menu bakaran dan panggangan adalah pola makan dan pengolahan yang tepat

Halo NutriCiers!

Merayakan tahun baru dengan menu bakaran dan panggangan adalah momen yang dapat menghangatkan suasana. Bahkan selain pada momen spesial tersebut, konsumsi makanan tersebut di keseharian adalah hal yang sangat menggiurkan.

Bahan makanan yang sering menjadi menu andalan bakaran dan panggangan adalah ayam, daging sapi, jagung, sosis, bakso, dan sebagainya. Meskipun menggiurkan, disisi lain makanan yang dibakar dan dipanggang tetap mengalami reaksi kimia yang menyebabkan perubahan zat gizi yang terkandung dalam makanan.

Proses pembakaran atau pemanggangan akan menimbulkan kegosongan pada makanan dan menimbulkan adanya senyawa karsinogenik penyebab kanker dan penyakit degeneratif apabila kadarnya di dalam tubuh berlebihan.

Senyawa karsinogenik ini muncul setelah kandungan protein dalam bahan makanan bereaksi dengan suhu panas mencapai 100 derajat Celsius dan semakin berbahaya saat suhunya mencapai 300 derajat Celsius. Nama senyawa karsinogenik yang bersifat racun adalah Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH), Heterocyclic Amines (HCA), dan Glycation (AGEs).

Meskipun makanan bakaran dan panggangan memiliki resiko menimbulkan penyakit bagi tubuh, namun kita masih bisa mengonsumsinya di momen tahun baru dengan syarat “tidak berlebihan!”.

Agar tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan bakaran dan panggangan di malam tahun baru, lakukanlah 3 hal ini:

  1. Isilah perut dengan makanan yang sehat (bergizi seimbang) sebelum datang ke perayaan tahun baru;
  2. Banyak minum air putih; dan
  3. Ingatlah untuk membatasi porsi makan saat perayaan tahun baru.

Hal-hal tersebut dapat membuat kita menjadi lebih merasa cepat kenyang sehingga konsumsi makanan bakaran dan panggangan akan lebih sedikit dan tidak berlebihan. Selain itu, hal lain untuk mengantisipasi kadar senyawa karsinogenik dalam makanan dapat dilakukan dengan pengolahan yang tepat, seperti:

  1. Lakukan marinasi terlebih dahulu terhadap bahan makanan sebelum melakukan pembakaran atau pemanggangan. Marinasi dapat menurunkan kadar pembentukan HCA hingga sebesar 99%. Terutama, marinasi dengan bahan-bahan yang asam.
  2. Olah makanan dengan rempah-rempah yang dapat menurunkan pembentukan senyawa HCA.
  3. Kurangi penggunaan saus saat membakar dan memanggang makanan, karena hal tersebut dapat meningkatkan kemungkinan pembentukan HCA.
  4. Makanlah makanan bakaran dan panggangan dengan buah dan sayur untuk menghambat aktivitas senyawa HCA dalam tubuh.
  5. Potong kecil-kecil bahan makanan agar lebih cepat matang, sehingga waktu pembakaran dan pemanggangan menjadi lebih singkat, hal ini dapat mengurangi kadar HCA pada makanan.
  6. Bersihkan alat bakaran dan panggangan dari residu karsinogenik yang menempel sebelum maupun setelah menggunakannya.

Yuk, lakukan tips tersebut untuk perayaan tahun baru yang asyik namun tetap sehat! Semoga bermanfaat ya NutriCiers!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#bakar#gaya hidup sehat#Healthy#holiday#Information#kanker#karsinogen#kesehatan#makanan#new year#panggang#pengolahan#pengolahan makanan#penyakit#tahun baru

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya