Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Lansia Tidak Boleh Minum Air Terlalu Banyak, Beneran?

Ditulis oleh Anggry2 menit baca
Lansia Tidak Boleh Minum Air Terlalu Banyak, Beneran?
Memperhatikan asupan cairan yang dikonsumsi dapat mencegah hiponatremia dan menurunnya kepekaan rasa haus terhadap lansia

Halo NutriCiers!

Pasti kita pernah mendengar anjuran “minumlah 8 gelas air atau sekitar 2 liter perhari!”. Anjuran yang sering disebut-sebut ini memang benar agar kebutuhan cairan tubuh kita yang terdiri dari 70 persen oleh air terpenuhi. Namun, hal ini ternyata tidak berlaku pada lansia. Justru mereka harus membatasi asupan cairan yang masuk ke tubuh. Kira-kira apa alasan di baliknya, ya?

Apa Penyebab Lansia Tidak Boleh Minum Air Terlalu Banyak?

Pada lansia berumur di atas 70 tahun, perubahan pada fisiologis berupa kenaikan hormon ADH sering kali terjadi. Meningkatnya hormon ADH ini dapat menyebabkan tubuh menahan air,dan kemudian tidak dikeluarkan melalui urin. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan antara air dan natrium di dalam tubuh. Ketika jumlah air ditemukan berlebihan pada tubuh, kadar natrium pada darah menjadi rendah karena banyak dikeluarkan melalui urin. Kondisi tubuh kekurangan natrium ini akhirnya menimbulkan kondisi yang disebut hiponatremia. Ditambahnya dengan menurunnya kualitas fungsi ginjal yang memang terjadi ketika melewati usia lanjut, kebanyakan asupan air sering jadi pemicu kondisi hiponatremia ini. Itulah mengapa alasan lansia tidak boleh terlalu banyak minum air. 

Lalu Berapa Rekomendasi Kebutuhan Cairan Untuk Lansia Per Harinya?

Pada umumnya, asupan cairan yang dibutuhkan lansia yaitu minimal sebesar 1,5 liter per harinya. Namun, berikut merupakan angka kecukupan asupan cairan yang diperlukan oleh lansia di Indonesia  berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan RI:

Wanita:

60-64 tahun     = 2,3 liter

65-8 0 tahun    = 1,5 liter

>80 tahun        = 1,4 liter

Pria:

60-64 tahun     = 2,5 liter

65-80 tahun     = 1,8 liter 

>80 tahun        = 1,6 liter 

Hati-hati dengan Dehidrasi

Walaupun beresiko terhadap hiponatremia, ternyata lansia juga rentan terhadap dehidrasi saat membatasi asupan cairan. Hal ini disebabkan oleh menurunnya kepekaan lansia terhadap rasa haus yang membuat mereka tidak merasakan keinginan untuk minum. Rekomendasi asupan cairan yang telah disebutkan sebelumnya sangat penting untuk diterapkan agar terhindar dari resiko baik hiponatremia maupun dehidrasi yang sering mengintai para lansia.

Selain dari asupan cairan, kondisi hiponatremia ternyata juga dapat timbul dari efek samping obat-obatan seperti antidiuretic, antidepresan, dan jenis obat lainnya. Oleh sebab itu, penting sekali untuk menjaga ketat asupan lansia baik dalam bentuk makanan, minuman, bahkan obat-obatan yang masuk ke tubuh agar kesehatan para lansia dapat tetap terjaga. Yuk, lindungi terus anggota keluarga yang kita sayangi!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Air Minum#Air putih#Hari Air Sedunia#Healthy#Information#kesehatan#lansia

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya