Hari Jantung Sedunia : Yuk, Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Lemak Demi Kesehatan Jantung!
Hai NutriCiers!
Selamat Hari Jantung Sedunia 2021!
Pastinya sobat NutriCiers sudah tidak asing lagi atau mungkin menyukai makanan yang asin dan gurih bukan? Apalagi makanan cepat saji seperti burger, fried chicken, pizza dan juga jajanan gorengan sangat digemari oleh masyarakat saat ini karena rasanya yang nikmat. Namun, konsumsi makanan tersebut secara berlebihan ternyata dapat mengganggu kesehatan jantung kita karena makanan tersebut biasanya mengandung garam dan lemak yang tinggi.
Mengapa konsumsi makanan garam dan lemak harus diperhatikan?
Seperti yang kita tahu bahwa segala sesuatu yang kita konsumsi secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit. Termasuk konsumsi garam dan juga lemak. Yuk simak penjelasan berikut.
- Asupan natrium
garam merupakan salah satu sumber natrium. Kelebihan asupan natrium berpengaruh terhadap tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Natrium yang berlebih dalam darah dapat menahan air yang mengakibatkan volume darah meningkat. Inilah yang memicu tekanan pada pembuluh darah meningkat sehingga kerja jantung dalam memompa darah pun semakin meningkat.
- Asupan lemak jenuh dan lemak trans
Kolesterol dalam tubuh terdiri dari 2 jenis. HDL kolesterol atau dikenal kolesterol jahat dan LDL kolesterol yang dikenal sebagai kolesterol baik. Asupan lemak jenuh dan lemak trans yang berlebihan menyebabkan kadar kolesterol LDL meningkat yang mengakibatkan penimbunan lemak pada pembuluh darah jantung sehingga menyumbat pembuluh darah. Hal ini menyebabkan sel darah merah yang membawa oksigen untuk jantung menjadi berkurang sehingga terjadinya serangan jantung.
Lalu, apa yang sebaiknya kita konsumsi untuk menjaga kesehatan jantung?
Garam dan lemak bukan tidak boleh dikonsumsi, namun penggunaannya dibatasi. Batas konsumsi garam dan lemak dalam sehari melalui anjuran GGL (Gula, Garam, Lemak) oleh kemenkes adalah sebanyak 5 gr atau setara dengan 1 sendok teh untuk garam dan 5 sendok makan untuk lemak/minyak. Selain itu, faktanya konsumsi serat dan makanan bersumber magnesium dapat menjaga kesehatan jantung. Berikut penjelasannya.
- Serat
Serat pangan (dietary fiber) berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Pada proses pencernaan lemak dan kolesterol pada tubuh, salah satu organ yang berperan penting adalah Hati. Serat pangan akan meningkatkan pengeluaran kolesterol dalam feses. Karena peningkatan pengeluaran kolesterol tersebut, menyebabkan turunnya kadar kolesterol pada organ hati sehingga meningkatkan penyerapan kolesterol yang tersebar pada darah untuk di proses oleh hati. Jadi konsumsi serat pangan sehari-hari membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.
- Magnesium
Magnesium berperan penting dalam upaya pengontrolan tekanan darah dan berpengaruh terhadap kontraksi otot jantung. Magnesium membantu menurunkan kadar natrium dan meningkatkan kadar kalium yang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah.
Salam Sehat, Gizi Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
