Waspada Retirement Syndrome pada Lansia
Hai NutriCiers!
Pekerjaan selalu menjadi prioritas bagi setiap individu dan rata-rata setiap orang akan menghabiskan lebih dari separuh masa dewasanya untuk bekerja. Tujuan bekerja sendiri ialah untuk mendapatkan stabilitas finansial.
Kehidupan yang hanya berputar dengan kehidupan kerja, akan mengakibatkan hilangnya kontak dengan keluarga, teman bahkan hobi seseorang. Walaupun bekerja memiliki banyak keuntungan bagi kehidupan, namun pada beberapa kasus, orang yang terlalu ambisius dan menghabiskan hidupnya untuk bekerja, lebih rentan mengalami retirement syndrome dan post power syndrome di masa tuanya nanti. Jika dibiarkan terus menerus, syndrome ini dapat mengakibatkan depresi.
Salah satu faktor utama yang berpengaruh terhadap stres dan depresi adalah banyaknya waktu yang dimiliki seseorang setelah pensiun. Hari-hari akan berlalu dalam sekejap ketika seseorang bekerja, tetapi hari-hari pasca pensiun akan terasa melelahkan. Parahnya lagi, jika masa pensiun tidak direncanakan dengan baik, seseorang akan berpotensi mengalami depresi lho. Penting untuk dipahami bahwa ketika merencanakan masa pensiun, seseorang tidak akan bisa sesibuk saat masih bekerja atau menjadi karyawan.
Berikut beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk merencakan masa pensiun anda nanti :
- Persiapkan tabungan keuangan untuk masa pensiun anda. Pastikan alokasi keuangan anda tetap on the track ketika anda menikmati masa pensiun. Kurangi berbelanja barang-barang yang tidak penting saat masa pensiun. Dahulukan kebutuhan primer dalam berbelanja.
- Tetap aktif melakukan hobi anda. Jangan biarkan masa pensiun anda menghancurkan hobi dan passion anda. Gunakan masa pensiun untuk menikmati hobi anda. Jika anda memiliki hobi berpetualang, mungkin di masa pensiun bisa anda gunakan untuk berpetualang.
- Tetap jalin relasi dengan dunia luar, beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan bergabung dalam komunitas atau menulis blog.
- Jika memungkinkan, anda bisa memulai wirausaha atau berbisnis di masa pensiun. Bisnis dapat membantu seseorang mengatasi kecemasan. Berbisnis mampu meberikan kesempatan lagi individu yang telah pensiun untuk kembali lagi bekerja dan produktif. Tidak hanya itu, dengan banyaknya pengalaman yang anda miliki, justru menjadi keuntungan bagi anda untuk lebih bisa memahami potensi bisnis dan keuntungan bisnis itu sendiri. Memulai bisnis pada saat pensiun adalah salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan wawasan dan keterampilan yang telah anda miliki.
Nah itu tadi informasi seputar retirement syndrome dan tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat ya!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
