Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Memiliki Segudang Manfaat, Apakah Kebanyakan Makan Kurma Berbahaya?

Ditulis oleh Nadia Rana Nabila2 menit baca
Memiliki Segudang Manfaat, Apakah Kebanyakan Makan Kurma Berbahaya?
Terlalu banyak mengkonsumsi kurma dapat menumpuk lemak yang tak terpakai sehingga dapat memperburuk kesehatan
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/view-dates-nuts-arrangement_10846427.htm#page=1&query=kurma&position=40

Halo, NutriCiers!

Buah yang paling khas dengan bulan Ramadhan adalah kurma. Kurma dikenal akan segudang manfaatnya untuk kesehatan sekaligus sebagai pemberi pasokan energi untuk menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, buah kurma biasa dimakan ketika berbuka maupun sahur. Namun, karena rasanya yang manis, muncul sebuah pertanyaan: apakah terlalu banyak mengonsumsi kurma dapat menimbulkan masalah kesehatan? Untuk menjawabnya, mari kita simak penjelasan berikut!

Sebagian besar kurma di dunia berasal dari Timur Tengah dan Afrika. Kurma memiliki arti penting dalam beberapa agama. Dalam tradisi Kristen dan Yahudi, pohon kurma dijadikan simbol perdamaian. Dalam agama Islam, Rasulullah SAW sangat menyukai buah ini dan menganjurkan umatnya untuk mengkonsumsinya karena kaya akan manfaat kesehatan. Beberapa manfaat kurma untuk kesehatan antara lain:

1. Kaya nutrisi: Beberapa zat gizi yang tinggi dalam kurma adalah asam amino, vitamin, mineral, serat, fenolat, dll.

2. Tinggi khasiat: Beberapa peran kurma dalam kesehatan yakni sebagai antimikroba, antioksidan, antikanker, antidiabetes, dll.

3. Kaya fitokimia: Fitokimia bermanfaat untuk kesehatan. Beberapa fitokimia yang terkandung dalam kurma yaitu karotenoid, asam fenolik, flavonoid, tokoferol, fitosterol, dll.

Lalu, apakah bahaya mengkonsumsi terlalu banyak kurma? Jawabannya adalah, ya. Sama seperti makanan apapun, terlalu banyak konsumsi makanan artinya terlalu banyak kalori yang diasup tubuh. Apabila energi tersebut tidak digunakan, maka akan ditumpuk sebagai lemak dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Apalagi kalori kurma cukup tinggi, yakni 23 gram dalam 1 buah.

Kandungan gula kurma juga cukup tinggi, yakni 70%. Meski demikian, kurma memiliki indeks glikemik yang rendah. Artinya ia tidak segera membuat kadar gula darah melonjak setelah dikonsumsi. Bahkan, jika tidak dikonsumsi berlebihan, kurma bisa menjadi bagian dari diet yang sehat untuk penderita diabetes. Penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi tiga buah kurma dalam sehari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) pada penderita diabetes mellitus. 

Kurma kaya akan kandungan gizi yang diperlukan tubuh. Meski manis, kurma aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun, kurma memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Konsumsi tiga buah kurma dalam sehari baik untuk kesehatan. 

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Bahaya#buka puasa#gizi#Gula#gula darah#Hari buah sedunia#indeks glikemik#kalori#kesehatan#kolesterol#kurma#makan#manfaat#Puasa#ramadhan#sahur

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Covid-19 dan Vaksin : Bagaimana Perkembangannya?

Program vaksinasi Covid-19 mulai berjalan di berbagai negara, termasuk Indonesia Sumber gambar : https://unsplash.com/photos/XLNo-18vqDg Halo NutriCiers! Wabah Corona Virus atau yang sekarang sering d

Annisaa Fairuz Tyara

Menjaga Kesehatan Ginjal Bersama Yoga

Gerakan fisik dan posisi tubuh pada yoga dapat meningkatkan fungsi ginjal Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/trainer-assisting-group-people-with-stretching-exercise_975888.htm#page=1&q

Felicia Magdalena Kweesar