Halo, NutriCiers!
Bagi para ibu hamil, apakah Anda pernah merasa cepat lelah, pucat, denyut jantung tidak teratur, dan juga sesak nafas? Jika ya Anda harus berhati-hati, karena hal tersebut bisa menandakan gejala anemia. Pada masa kehamilan, wanita lebih berisiko anemia karena jumlah plasma darah mengalami peningkatan sebesar 20-30% untuk mendukung tumbuh kembang janin. Hal ini menyebabkan meningkatnya pula kebutuhan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. Nah, yang terjadi saat anemia adalah ketika jumlah zat besi dan beberapa jenis nutrisi lain dalam tubuh kita tidak dapat mengimbangi peningkatan sel darah, khususnya saat kondisi hamil tersebut, NutriCiers.
Perlu NutriCiers ketahui, bahwa frekuensi anemia pada masa kehamilan cukup sering terjadi dan dapat berisiko pada sejumlah hal. Dampak dari anemia pada masa kehamilan erat kaitannya dengan peningkatan risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada bayi. Selain itu, anemia dapat meningkatkan komplikasi dan risiko kematian ibu pasca persalinan. Inilah alasan mengapa anemia harus segera dicegah, yang mana dapat melalui asupan makanan dan suplementasi.
NutriCiers, berikut ini adalah beberapa jenis asupan yang disarankan untuk mencegah kondisi anemia pada ibu hamil.
- Konsumsi Suplemen Zat Besi
Pemenuhan zat besi tidak bisa hanya mengandalkan menu harian saja, melainkan perlu adanya bantuan dari tambahan suplemen zat besi. Suplementasi zat besi secara oral bisa dimulai dengan dosis rendah (30 mg/hari) pada masa prenatal pertama sebagai bentuk pencegahan utama dari kekurangan zat besi.
- Konsumsi Asupan Makanan Sumber Zat Besi
Pola makan yang sehat dan teratur sangat diperlukan oleh ibu hamil seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi dan zat gizi lainnya. Namun, berkaitan secara spesifik untuk pencegahan anemia, meningkatkan konsumsi asupan tinggi zat besi penting untuk dilakukan. Sumber zat besi banyak ditemukan pada daging merah, ikan, ayam, sayur berwarna hijau gelap, kacang-kacangan dan biji-bijian, sereal fortifikasi, telur, dan tahu.
- Konsumsi Asupan Kaya Vitamin C
Mengonsumsi makanan kaya vitamin C dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi. Oleh sebab itu, mengonsumsi vitamin C dapat membantu pembentukan hemoglobin dalam darah. Vitamin C banyak ditemukan pada sayur dan buah asam, seperti jeruk, kiwi, strawberry, pepaya, dan jambu biji.
Nah, itulah beberapa jenis konsumsi yang bisa Anda coba untuk mencegah anemia dan meningkatkan hemoglobin darah, NutriCiers. Penting bagi Anda untuk tetap rutin melakukan pengecekan laboratorium sebagai langkah deteksi dini dari anemia dan memantau status kesehatan secara menyeluruh. Konsultasikan pula kepada ahli gizi terkait pola makan Anda selama kehamilan untuk mencegah atau menangani kondisi anemia, ya!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
