Dehidrasi Bisa Menyebabkan Hipertensi?
Hai NutriCiers!
Tahukah kamu? Air merupakan sesuatu yang penting dalam kehidupan ini. Sama seperti tumbuhan, manusia juga membutuhkan air untuk menunjang kehidupannya. Air bersih diperlukan untuk menjaga kesehatan kita, salah satunya adalah untuk mencegah hipertensi. Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah menunjukkan angka yang tinggi, yaitu 140/90 mmHg atau lebih. Tekanan darah menunjukkan bagaimana kekuatan untuk mengalirkan darah di arteri, yaitu pembuluh darah yang mengalirkan darah kaya oksigen dari jantung menuju organ tubuh lainnya. Semakin banyak jumlah darah yang dipompa oleh jantung dan semakin sempit arteri, maka tekanan darah akan semakin tinggi.2
Hipertensi disebut sebagai “silent killer” karena kebanyakan penderitanya tidak mengetahui bahwa tekanan darah mereka tinggi. Padahal, jika hipertensi tidak dikontrol, maka dapat menyebabkan penyakit lainnya yang juga berbahaya, seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), penyakit ginjal, gangguan pada otak, gangguan saraf, dan retinopati (kerusakan retina) yang bisa menyebabkan kebutaan. Lalu, apa hubungannya dengan kandungan air di dalam tubuh?
Sebanyak 95% komponen darah tersusun atas air. Ketika kita berada dalam kondisi dehidrasi, yaitu ketika jumlah air di dalam tubuh kurang, kekentalan darah menjadi tinggi sehingga darah lebih sulit untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Untuk mengompensasinya atau agar sirkulasi kembali berjalan normal, maka jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah sehingga terjadi hipertensi.
Selain itu, ketika dehidrasi, otak menstimulasi kelenjar pituitari untuk mensekresikan hormon vasopresin atau disebut juga dengan antidiuretic hormone (ADH). Hormon ini befungsi menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh sehingga jika tubuh dalam kondisi dehidrasi, penyerapan air akan meningkat dan mengurangi pengeluaran cairan melalui urin sehingga volume darah bertambah. Ia juga bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah dan membuat tekanan darah meningkat sehingga bisa menyebabkan hipertensi.
Cairan bisa didapat tidak hanya dari air putih, tetapi juga dari kandungan air di dalam sayur, buah, kopi, teh, dan lainnya. Namun, menurut sebuah penelitian, meminum air putih adalah faktor dominan yang berkontribusi dalam mencegah kejadian hipertensi.
Jadi, mulai sekarang, yuk biasakan konsumsi air putih yang cukup sesuai kebutuhan. Anak-anak membutuhkan air sebanyak 1200—1500 ml/hari sedangkan remaja dan dewasa membutuhkan sebanyak 2 liter/hari. Namun, ibu yang sedang mengandung dan menyusui membutuhkan lebih banyak air karena itu dibutuhkan tidak hanya untuk menunjang kesehatan si ibu, tetapi juga penting untuk tumbuh kembang anak. Ibu hamil membutuhkan air sebanyak 2-3 liter/hari sedangkan ibu menyusui membutuhkan sebanyak 3 liter/hari. Untuk kelompok usia lanjut bisa mengonsumsi air sebanyak 1500—1600 ml/hari.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
