Menang di Olimpiade Tokyo, Ini Dia Salah Satu Kunci Keberhasilan Para Atlet Bulutangkis
Hai NutriCiers!
Kabar gembira datang dari atlet nasional bulutangkis yang meraih medali emas di Olimpiade Tokyo kemarin. Di belakang keberhasilan para atlet, ada hal-hal yang harus dipersiapkan secara matang selain dari segi latihan, yaitu asupan gizi dan hidrasi. Asupan kalori itu pasti, tapi apa itu hidrasi? Ini adalah kunci penting untuk performa para atlet disamping pemenuhan asupan kalori.
Hidrasi atau pemenuhan kebutuhan cairan tubuh merupakan hal utama yang perlu diperhatikan. Bukan rahasia lagi bahwa 80% dari tubuh manusia adalah air. Aktivitas fisik yang dilakukan tubuh manusia akan mengeluarkan cairan. Jika tidak diimbangi dengan hidrasi, maka tubuh akan merespon dengan kondisi dehidrasi. Dehidrasi merupakan hal yang sering terjadi pada atlet. Beberapa penelitian menyebutkan kondisi dehidrasi sering dialami oleh para atlet baik atlet di tingkat dasar bahkan profesional pada kondisi latihan maupun bertanding salah satunya kebiasaan minum kurang. Dehidrasi tidak dapat disepelekan karena dapat menurunkan performa atlet. Seseorang yang memulai latihan dengan level hidrasi tubuh yang baik akan dapat mempunyai performa daya tahan (endurance), kecepatan respons atau reaksi, dan performa berolahraga yang lebih prima.
Studi pada tahun 2020 membuktikan bahwa kehilangan cairan 1-2% dari berat tubuh dapat menyebabkan penurunan performa olahraga sebesar 10%, sedangkan kehilangan cairan 3-5% dari berat tubuh dapat menyebabkan penurunan performa sebesar 30%. Hal ini disebabkan saat berolahraga (baik latihan maupun bertanding) suhu tubuh meningkat dan akhirnya tubuh menjadi panas. Tubuh merespon kondisi tersebut dengan mengeluarkan keringat. Asupan cairan yang berkurang di dalam tubuh menyebabkan menurunnya fungsi paru-paru sehingga respirasi meningkat. Keadaan tersebut berpengaruh pada kondisi kebugaran jasmani, karena air yang berfungsi sebagai katalisator tidak bisa membawa oksigen dari paru-paru menuju ke seluruh tubuh. Jadi bagi anda pecinta olahraga, anda dapat memperhatikan level hidrasi sebelum berlatih/berolahraga maupun bertanding.
Lalu bagaimana cara kita memenuhi level hidrasi yang baik?
ACSM, NATA, IOC dan juga American Dietic Association merekomendasikan strategi hidrasi sebagai acuan sebelum latihan/pertandingan olahraga dilakukan:
- 500 ml air putih, pada malam hari sebelum latihan/pertandingan olahraga
- 500 ml air putih, setelah bangun pagi
- 500-600 ml, 2-3 jam sebelum latihan olahraga
- 200-300 ml, 15 menit sebelum latihan olahraga
Selain cara tadi anda juga dapat mengecek status hidrasi anda dengan mengecek warna urin sebelum latihan/pertandingan. Warna urin yang cerah berarti level hidrasi tubuh baik, warna urin yang keruh berarti tubuh kekurangan cairan.
Pemenuhan kebutuhan cairan ternyata tidak hanya dengan air putih saja, anda dapat mengkonsumsi buah yang mengandung air dan juga air kelapa yang merupakan isotonik alami. Level hidrasi baik maka performa tubuh juga akan optimal. Semoga bermanfaat ya, NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
