Hari Kanker Tulang: Arti, Gejala, dan Cara Mencegahnya Dari Segi Nutrisi
Halo NutriCiers,
Peringatan kanker tulang jatuh pada bulan Juli tahun ini.
Hari ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit sarkoma atau kanker tulang.
Tahukah NutriCiers bahwa pada hari kanker, pita-pita seperti di atas memiliki warna-warna yang berbeda untuk melambangkan penyakit kanker tertentu.
Nah, pita kuning seperti gambar di atas melambangkan sarkoma atau kanker tulang.
Maka itu, dalam rangka hari kanker tulang, yuk kita bahas sama-sama apa itu kanker tulang, gejala, dan cara mencegahnya. Simak bareng-bareng ya.
Apa itu kanker tulang?
Kanker tulang adalah penyakit yang terjadi saat pertumbuhan sel abnormal (tumor ganas) terjadi di tulang.
Kanker ini dapat timbul dari pertumbuhan di jaringan tulang atau disebut dengan kanker tulang primer maupun akibat penyebaran dari organ lain (metastasis) atau disebut dengan kanker tulang sekunder.
Walaupun kanker tulang tergolong langka, namun kanker ini bisa dibagi menjadi beberapa tipe seperti osteosarcoma (kanker pada sel-sel pembentuk tulang dan sering terjadi pada anak-anak dan remaja), chondrosarcoma (kanker pada tulang rawan dan menyumbang dari 20% kanker tulang primer), dan ewing sarcoma (kanker di dalam dan disekitar tulang dan biasanya terjadi pada remaja dan dewasa muda).
Apa saja gejalanya?
Gejala dari kanker tulang meliputi nyeri tulang yang akan semakin parah saat malam hari, kemerahan dan bengkak pada daerah yang nyeri, tulang rapuh atau fraktur tulang (patah tulang) mudah terjadi, demam, mudah lelah, dan turunnya berat badan.
Bagaimana cara mencegahnya?
Walaupun belum ada pencegahan efektif terhadap kanker ini, beberapa langkah bisa dilakukan untuk mencegah kanker lain yang dapat menyebabkan kanker tulang sekunder.
Pola hidup sehat dengan menjaga berat badan normal, olahraga, dan nutrisi yang seimbang dapat mencegah penyakit kanker.
Dari segi nutrisi, kurangi konsumsi protein terutama yang didapat dari daging merah dan daging olahan melainkan dapat meningkatkan konsumsi protein nabati.
Selebihnya, konsumsi serat yang banyak didapat dalam sayuran dan buah mampu memperlancar pencernaan sehingga mengurangi waktu bagi zat karsinogen untuk bereaksi.
Selain itu, konsumsi fitokimia (senyawa aktif dalam makanan) dapat memberi perlindungan dari radikal bebas sehingga membatasi perkembangan kanker.
Zat fitokimia ini bisa didapat dari zat katekin dari teh, curcumin dari kunyit, kacang-kacangan, biji-bijian, beri seperti stroberi, dan jamur putih.
Nah, itu lah semua informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran kita akan kanker tulang.
Meski belum ada pencegahan yang efektif, tetap pastikan untuk menghindari makanan yang tinggi akan lemak, pati, dan gula seperti junk food dan alkohol, serta jaga kesehatan mental, dan tingkatkan konsumsi serat dan fitokimia disertai dengan olahraga yang teratur. Semoga bermanfaat ya NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
