Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Cegah Anemia Saat Usia Produktif dengan Mengonsumsi Ini

Ditulis oleh Nida Nur Maulida Salsabila2 menit baca
Cegah Anemia Saat Usia Produktif dengan Mengonsumsi Ini
Perempuan sangat rentan terkena penyakit anemia sehingga banyak anjuran makanan yang bisa dikonsumsi untuk mencegahnya.
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-vector/tired-exhausted-woman-working-laptop-feelingburnout-vector-illustration-overload-overwork-fatigueconcept_10613778.htm#query=tired%20woman&position=9

Hai, NutriCiers!

Anemia merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang. Di dalam sel darah merah terdapat hemogobin (Hb) yang berfungsi untuk mengikat oksigen. Ketika sel darah merah berkurang, maka kadar hemoglobin juga akan berkurang. Tubuh yang kekurangan oksigen dapat ditandai dengan mudah lelah, sesak napas, dan pucat. Untuk mengetahui kita mengalami anemia atau tidak, biasanya dapat diketahui melalui pengukuran Hb.

Perempuan lebih berisiko mengalami anemia dibandingkan laki-laki. Menurut WHO, ambang batas hemoglobin normal pada perempuan usia ≥15 tahun sebesar ≥120 g/dL.Jadi, jika Hb seorang perempuan kurang dari 120 g/dL, maka perempuan tersebut didiagnosis menderita anemia. Ibu hamil yang mengalami anemia meningkatkan risiko kematian neonatal dan perinatal, bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah (berat badan bayi <2,5 kg), dan perkembangan anak lambat.

Ada berbagai tipe anemia, tetapi yang paling umum adalah anemia defisiensi Fe (zat besi). Anemia defisiensi Fe terjadi ketika sintesis hemoglobin mengalami penurunan. Penyebab anemia defisiensi Fe yang paling umum ialah asupan zat besi yang kurang dari kebutuhan—terutama saat masa remaja dan kehamilan, penyerapan zat besi yang tidak maksimal, serta banyak kehilangan darah saat menstruasi. Seseorang yang mengalami anemia defisiensi Fe akan merasa mudah lelah, sesak napas, pucat, sering sakit kepala, dan mengidap pica. Anemia defisiensi Fe dapat memiliki efek negatif bagi perkembangan otak.

Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti daging merah, ati ayam, telur, dan ikan. Zat gizi lain yang penting untuk mencegah anemia antara lain asam folat, vitamin A, vitamin C, dan zink.Mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) secara rutin—satu tablet setiap minggu—merupakan upaya lain yang dapat dilakukan untuk mencegah anemia.

Setelah makan, sebaiknya konsumsi buah jeruk atau jus yang banyak mengandung vitamin C karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Sebaliknya, jangan minum teh, kopi, atau susu sesaat setelah makan karena akan menghambat penyerapan zat besi.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah dan sayur, minum air putih minimal 8 gelas, dan rajin berolahraga ya, NutriCiers!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#anemia#Hari Perempuan Internasional#hemoglobin#Kesehatan Perempuan#produktivitas#tablettambahdarah#vitamin c#zatbesi

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya