Mengapa Asupan Sehat Penting bagi Penderita Tuberkulosis?
Hi NutriCiers!
Setiap tahun, terdapat 10 juta kasus tuberkulosis yang dilaporkan dan 1,4 juta manusia meninggal karenanya. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menginfeksi paru-paru manusia.Penyakit ini cepat menular karena penyebarannya terjadi dengan sangat mudah, seperti melalui batuk, bersin, atau bahkan hanya berbicara. Tuberkulosis tidak hanya menyebabkan kesakitan dan kematian, tetapi juga menjadi penyebab kemiskinan. Seseorang dengan TB mengalami double burden atau beban ganda, dimana penderitanya seringkali tidak mampu untuk bekerja namun secara bersamaan tingkat pengeluaran bertambah selama proses pengobatan. Lebih lanjut, hal ini berdampak pada memburuknya kualitas konsumsi makanan, baik bagi pasien maupun keluarganya.
Menurut WHO, salah satu hal yang paling penting bagi penderita tuberkulosis adalah material support, termasuk diantaranya makanan.Status gizi yang buruk menjadi kontributor besar bagi tingkat kesakitan pasien tuberkulosis. Kekurangan nutrisi dapat meningkatkan risiko perkembangan infeksi tuberkulosis menjadi tuberkulosis aktif. Adapun Indeks Massa Tubuh (IMT) juga semakin menurun seiring dengan menurunnya berat badan pasien selama menjalani proses perawatan anti-tuberkulosis. Memburuknya status gizi tersebut menyebabkan status kesehatan pasien tidak semakin membaik, tingkat kesakitan pun meningkat, dan berisiko kematian.
Lalu, bagaimana asupan makan dapat berkaitan dengan percepatan penyembuhan penderita Tuberkulosis?
Nah, perlu NutriCiers ketahui bahwa konsumsi makanan yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan individu tersebut dapat meningkatkan kondisi sistem imun dalam tubuh, loh!Selain itu, berat badan pun akan stabil atau bahkan bertambah sehingga status gizi membaik, yang mana pada kondisi ini perbaikan jaringan tubuh yang rusak serta pembersihan dahak (putum clearance) akibat TB akan semakin cepat, dan lebih lanjut mengurangi risiko kematian. Dengan begitu, asupan makan yang sehat dan cukup dapat membantu kesuksesan pengobatan pasien tuberkulosis.
Penderita tuberkulosis sangat dianjurkan untuk menghindari junk food, makanan pinggir jalan (street food), mengurangi condiments (bahan penyedap) dan wajib meningkatkan konsumsi makanan sehat seperti sumber protein (contoh : kacang-kacangan, ikan), buah-buahan, atau makanan yang dimasak dirumah (home-cooked meals) untuk menanggulangi kondisi infeksi pada pasien TB. Perhatikan pula kualitas pola makan, dianjurkan 3x makan utama dan 2x selingan per hari. Konsultasikan kecukupan asupan kepada ahli gizi supaya sesuai dengan kebutuhan individu.
Ilmu tambahan juga nih buat NutriCiers! Selain dari makanan, edukasi dan kehidupan sosial pasien juga sangat diperlukan, loh. Edukasi meliputi bagaimana cara pencegahan serta penyembuhan yang tepat. Adapun kehidupan sosial berupa dukungan dari keluarga maupun sesama penderita TB, konseling, serta pendampingan dari orang sekitar.Tidak hanya pasien, keluarga/pendamping hendaknya memiliki dasar edukasi yang baik supaya dapat memberikan perawatan yang tepat untuk pasien.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
