Ketersediaan Bahan Pangan Berkaitan dengan Ketersediaan Air di Bumi
Hallo NutriCiers!
Pernahkah NutrCiers berpikir bagaimana bisa makanan tersedia sampai di atas piring kita?
Sebelum dinikmati, makanan yang biasa kita konsumsi sehari-hari harus melewati proses yang cukup panjang. Nah, salah satu sumber daya vital yang mendukung proses tersebut adalah air. Air merupakan sumber daya yang paling dibutuhkan dalam kehidupan. Namun menurut perkiraan di tahun 2025 mendatang, kekurangan air akan dirasakan oleh sebanyak 2,7 miliar orang atau sekitar 1,3 juta penduduk di dunia.
Krisis air dapat mengakibatkan efek yang buruk di berbagai aspek kehidupan, salah satunya ketersediaan pangan. Di dunia pertanian dan perkebunan, air digunakan sebagai irigasi atau pengairan agar hasil panen yang diperoleh dapat memenuhi kuantitas dan kualitas yang baik sehingga terwujudnya ketahanan pangan. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan diperlukan ketersediaan air yang cukup untuk tetap menjaga produktivitas pertanian. Risiko yang dapat ditimbulkan ketika terjadi krisis air di wilayah pertanian yaitu terjadinya gagal panen. Panen yang gagal dapat mengakibatkan kurangnya ketersediaan bahan pangan yang berakibat pada permasalahan kesehatan dan gizi.
Ketersediaan bahan pangan yang kurang memadai mengakibatkan asupan makan yang kurang sehingga timbulah permasalahan gizi dan kesehatan. Ketahanan pangan menjadi faktor penentu tercukupinya bahan pangan yang dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Ketahanan pangan merupakan kondisi ketersediaan pangan cukup bagi setiap orang pada setiap saat dan setiap individu yang mempunyai akses untuk memperolehnya, baik secara fisik maupun ekonomi. Hal yang menjadi fokus dari ketahanan pangan ini adalah penyediaan dan ketersediaan pangan dari tingkat daerah hingga individu dalam memenuhi kebutuhan gizi. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan ketahanan pangan.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga ketersediaan air di bumi dalam upaya mendukung ketahanan pangan?
- Gunakan air dengan bijak.
- Matikan keran air setelah mencuci bahan pangan sayur dan buah.
- Simpan air bekas mencuci sayur dan buah untuk menyiram tanaman.
- Tampung air hujan dan lakukan proses pemurnian atau filtrasi agar air aman digunakan
Tanpa adanya air yang mengaliri lahan perkebunan dan pertanian, tentunya tidak akan ada bahan pangan yang tersedia di setiap rumah. Ketahanan pangan yang kurang, otomatis akan mempengaruhi kurangnya asupan gizi pada seseorang yang berakibat pada menurunnya status gizi dan derajat kesehatan.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
