Remaja, Yuk Cegah Depresi dengan Konsumsi Makanan Sehat!
Halo NutriCiers!
Apakah kamu umum dengan istilah depresi? Tokoh masyarakat atau remaja seusiamu mungkin pernah menyatakan bahwa dirinya mengidap depresi. Tapi, sebenarnya apa sih depresi itu?
Depresi adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan kesedihan yang terus-menerus dan kehilangan minat terhadap kegiatan yang sebelumnya digemari. Di Indonesia, depresi diderita oleh 6,1% masyarakat berusia di atas 15 tahun. Depresi dapat mengganggu proses belajar di sekolah, karena ia dapat menyebabkan sulit tidur, tidak nafsu makan, rasa lelah, dan kurang konsentrasi. Secara global, depresi merupakan penyebab keempat penyakit dan disabilitas pada remaja usia 15-19 tahun dan kelima belas untuk mereka yang berusia 10-14 tahun. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan mental kita agar bisa menggapai cita-cita serta membanggakan diri dan orang di sekitar kita ya, NutriCiers!
Depresi dapat disebabkan oleh faktor sosial, psikologis, dan biologis. Namun, depresi bisa kita cegah, lho. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Yap, betul! Makanan-makanan tidak sehat seperti makanan siap saji, makanan instan, serta makanan tinggi lemak dan gula dapat meningkatkan gejala depresi pada remaja dibandingkan dengan makanan-makanan yang sehat seperti sayur, buah, dan makanan yang dibuat sendiri di rumah. Kenapa demikian? Karena makanan-makanan yang tidak sehat memiliki kandungan gula dan lemak jenuh yang tinggi, namun rendah kandungan gizi yang diperlukan untuk perkembangan otak dan menjaga kesehatan mental.
Tahukah NutriCiers? Asupan tinggi buah, sayuran, biji-bijian, ikan, minyak zaitun, produk susu rendah lemak dan antioksidan serta asupan rendah makanan hewani ternyata dikaitkan dengan penurunan risiko depresi, lho. Oleh karena itu, yuk kita terapkan pola makan sehat sebagai berikut!
- Perbanyak konsumsi sayur dan buah, serealia utuh, biji-bijian, serta kacang-kacangan.
- Pilih sumber protein hewani rendah lemak seperti ikan, susu rendah lemak, dan yogurt.
- Kurangi makanan dengan gula dan tepung tambahan seperti kue-kue manis, pasta, dan sereal.
- Kurangi asupan lemak jenuh dari makanan seperti daging merah, daging yang diproses (misalnya kornet dan sosis), mentega, dan keju.
Konsumsi makanan-makanan tidak sehat ini boleh kok dilakukan sekali-sekali. Ingat, yang penting adalah tidak berlebihan. Selain memilih jenis makanan yang sehat, jangan lupa untuk memilih proses memasak yang sehat juga ya, NutriCiers! Merebus, memanggang, atau mengukus lebih baik dibandingkan dengan menggoreng. Diet yang sehat, olah raga teratur, tidur cukup, dan mengontrol stres adalah kunci untuk mencegah depresi9.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
