Kurangi Peradangan Akibat Infeksi Telinga dengan 5 Makanan Ini
Hai, NutriCiers!
Otitis eksterna adalah penyakit radang saluran telinga luar. Otitis eksterna dapat terjadi secara akut atau kronis (berlangsung selama 3 bulan atau lebih). Telinga penderita otitis eksterna biasanya memproduksi cairan di sepanjang saluran telinga yang dapat meningkatkan pH dan kelembapan telinga sehingga jika dibiarkan berpotensi menyebabkan infeksi.
Otitis eksterna yang umum terjadi disebabkan oleh aktivitas berenang yang biasa disebut swimmer’s ear. Berdasarkan CDC, swimmer’s ear merupakan infeksi bakteri yang biasanya disebabkan oleh air yang tertinggal di saluran telinga luar setelah berenang. Dalam jangka waktu yang lama, telinga menjadi lembab dan cocok bagi pertumbuhan bakteri. Swimmer’s ear tidak menular. Swimmer’s ear dapat menyebabkan inflamasi atau peradangan yang ditandai dengan rasa sakit pada telinga ketika disentuh/ditekan, rasa gatal di bagian telinga dalam, serta kemerahan dan bengkak di telinga.
Untuk mengurangi efek inflamasi, sebaiknya hindari makanan di bawah ini:
1. Roti putih dan kue kering
2. Kentang goreng (french fries) dan gorengan lainnya
3. Soda dan minuman manis lainnya
4. Daging merah
5. Margarin
Sebaliknya, inilah beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat terjadi inflamasi:
1. Tempe
Tempe terbuat dari kacang kedelai yang kaya akan isoflavin. Isoflavin berperan sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas. Selain itu, isoflavon memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya antiinflamasi. Senyawa isoflavon terbukti dapat mengurangi terjadinya peradangan dan nyeri.
2. Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa organosulfur yang ketika diekstrak dapat melawan infeksi mikroba dan antiinflamasi.
3. Ikan
Ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi inflamasi. Tubuh kita memecah asam lemak omega-3 menjadi senyawa yang disebut resolvins dan protectins, yang memiliki efek antiinflamasi.
4. Stroberi
Buah ini mengandung antioksidan yang disebut antosianin. Senyawa ini memiliki efek antiinflamasi.
5. Brokoli
Brokoli kaya akan sulforaphane, antioksidan yang melawan peradangan dengan mengurangi kadar sitokin dan NF-kB, yang mendorong peradangan.
Yuk, kenali penyebab dan gejala-gejala infeksi pada telinga! Jangan lupa mengonsumsi makanan yang memiliki efek antiinflamasi dan perhatikan makanan yang dapat memperparah kondisi inflamasi ya, Sobat NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
