Tips Menyimpan, Mempersiapkan dan Mengolah Makanan yang Aman dan Tepat
Halo NutriCiers!
Tahukah kamu? Tanggal 7 Juni 2023 lalu adalah Hari Keamanan Pangan Sedunia. Hal yang bisa kita lakukan untuk memperingatinya adalah dengan selalu mengusahakan agar makanan yang kita konsumsi tetap aman dan sehat. Dengan tetap menerapkan 5 Kunci Keamanan Pangan dan KLIK, berikut adalah tips lengkap yang bisa kamu lakukan untuk menjaga keamanan pangan:
Tips Menyimpan Makanan
-
Pastikan suhu yang aman pada makanan untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya.
-
Pisahkan makanan mentah dan matang. Pastikan untuk tidak menyimpan makanan mentah bersama makanan matang karena bakteri dari makanan mentah dapat menyebar ke makanan matang dan menyebabkan keracunan makanan.
-
Gunakan wadah kedap udara dan terpisah ditiap bahan makanannya. Ketika menyimpan makanan, pastikan makanan dikemas dengan baik menggunakan wadah kedap udara atau kantong plastik yang sesuai untuk mencegah kontaminasi silang dan menjaga kelembaban makanan.
-
Tandai tanggal kadaluarsa. Penting untuk menandai tanggal kadaluarsa pada wadah makanan atau kantong plastik. Ini akan membantu Anda melacak kapan makanan perlu segera dikonsumsi atau dibuang. Jangan lupa tetap gunakan prinsip KLIK.
-
Gunakan prinsip "First In, First Out" (FIFO). Saat menyimpan makanan dalam jumlah yang lebih besar, silahkan gunakan prinsip FIFO yaitu gunakan makanan yang masuk terlebih dahulu sebelum yang lainnya. Ini akan membantu mencegah makanan dari menjadi kadaluarsa atau terbuang sia-sia.
-
Hindari menyimpan makanan terlalu lama. Beberapa makanan memiliki batas maksimal waktu penyimpanan yang direkomendasikan. Selalu cek panduan penyimpanan makanan yang direkomendasikan untuk jenis makanan tertentu dan jangan menyimpannya terlalu lama.
-
Cuci tangan dan peralatan untuk penyimpanan makanan. Pastikan tangan bersih sebelum menyimpan makanan dan peralatan seperti wadah dan alat pemotong bersih sebelum digunakan untuk menyimpan makanan.
-
Perhatikan kondisi makanan. Jangan menyimpan makanan yang sudah rusak, berbau busuk, atau terlihat tidak segar karena makanan tersebut dapat menghasilkan bakteri berbahaya. Buang makanan yang mencurigakan untuk mencegah keracunan makanan.
-
Bersihkan secara rutin lemari es atau freezer untuk menghilangkan bakteri, bau, atau kelembaban yang berlebihan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pembersihan yang disarankan oleh produsen.
Tips Mempersiapkan Bahan Makanan sebelum Diolah
-
Pastikan untuk selalu cuci tangan dan membersihkan seluruh permukaan tangan, termasuk bagian bawah kuku serta sela-sela jari. Jangan lupa keringkan tangan terlebih dahulu.
-
Bersihkan permukaan tempat mempersiapkan bahan makanan seperti meja atau papan pemotong. Gunakan sabun, air hangat atau pembersih permukaan dapur yang sesuai untuk membersihkannya. Hindari menyiapkan makanan di permukaan yang terlihat kotor atau tidak higienis.
-
Gunakan alat-alat seperti pisau, alat pemotong, dan peralatan lainnya yang bersih. Cuci alat-alat ini dengan sabun dan air hangat sebelum digunakan. Gunakan talenan, wadah dan pisau yang berbeda untuk bahan makanan mentah dan matang untuk mencegah kontaminasi silang.
-
Cuci sayur dan buah dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran, residu pestisida, atau bakteri yang mungkin ada pada permukaannya.
-
Pastikan untuk membersihkan kemasan bahan makanan seperti kaleng, botol, atau toples yang akan digunakan.
-
Hindari menyentuh wajah, mata, hidung, atau mulut saat mempersiapkan bahan makanan kecuali setelah mencuci tangan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran bakteri atau kuman dari tubuh ke makanan.
-
Jika sudah tidak menggunakan bahan makanan setelah dipersiapkan, pastikan untuk menyimpannya kembali pada suhu yang aman.
Tips Mempersiapkan Bahan Makanan sebelum Diolah
-
Cuci tangan sebelum mengolah makanan.
-
Bersihkan alat-alat dan permukaan tempat pengolahan secara menyeluruh untuk mencegah penyebaran bakteri dan kontaminasi silang.
-
Pastikan makanan dimasak pada suhu yang aman untuk membunuh bakteri dan patogen yang mungkin ada. Hindari makanan mentah yang berisiko terhadap kontaminasi bakteri atau parasit seperti daging mentah, telur mentah, dan kerang mentah.
-
Simpan makanan pada suhu yang aman. Jika makanan ingin tetap hangat silahkan gunakan peralatan pemanas seperti chafing dish atau hot plate. Namun jika makanan ingin dimasukkan ke dalam lemari es, jangan lupa untuk mendinginkannya terlebih dahulu. Pastikan makanan tersimpan dalam wadah kedap udara atau bungkus dengan rapat untuk menjaga kebersihannya. Hindari meninggalkan makanan terlalu lama pada suhu ruangan, terutama makanan yang mudah membusuk seperti daging, makanan laut, dan produk susu.
-
Tandai tanggal kadaluarsa jika makanan ingin disimpan untuk dikonsumsi di kemudian hari, agar lebih tahu kapan makanan harus segera dikonsumsi atau dibuang.
Itulah tips tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga makanan agar tetap aman dan sehat selama melewati proses penyimpanan, persiapan sampai pengolahan. Jangan lupa untuk tetap memilih makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk tubuhmu ya!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
