Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Benarkah Stres dapat Memicu Asma?

Ditulis oleh Nadia Rana Nabila2 menit baca
Benarkah Stres dapat Memicu Asma?
Stres dapat memicu asma dan memperparah gejalanya melalui respon saraf, endokrin, dan imun sehingga dapat memperparah kondisi tubuh penderitanya.
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/woman-is-clutching-her-chest_5216330.htm#page=1&query=asthma&position=20

Halo NutriCiers!

Pernahkah Anda melihat adegan di sinetron dimana pemerannya mengalami stres lalu ia tiba-tiba sesak nafas seperti terkena serangan asma? Atau Anda sendiri seorang pengidap asma pernah mengalami hal serupa? Sebenarnya, apakah hal tersebut benar adanya atau hanya mitos belaka? Jika benar, bagaimana cara mencegahnya? Yuk, kita simak penjelasannya!

Asma adalah penyakit berkepanjangan yang menyebabkan inflamasi atau peradangan pada jalur pernapasan. Serangan asma bisa terjadi kapan saja, terutama jika Anda bersinggungan dengan pemicu asma Anda. Setiap pengidap asma sensitif terhadap pemicu yang berbeda-beda, bisa berupa polusi udara, makanan tertentu, alergi, maupun kondisi stres.

Stres adalah respon fisik dan mental tubuh terhadap suatu perubahan atau tantangan (stresor). Stres merupakan hal yang positif karena membantu kita menyesuaikan diri dengan situasi baru. Namun, ia dapat menjadi hal yang negatif jika berlangsung secara berkepanjangan. Pasalnya, ia dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental kita.

Lalu, benarkah stres dapat memicu asma? Jawabannya adalah benar, stres dapat memicu asma dan memperparah gejalanya. Kondisi stres psikologis dapat memunculkan berbagai respondalam tubuh. Pada pengidap asma, respon saraf, endokrin, dan imun yang disebabkan oleh stres dapat memperparah kondisi asma.

Selain stres, rasa marah, takut, senang, sedih, dan cemas yang berlebihan dapat menegangkan otot-otot pernapasan atau meningkatkan kecepatan bernapas sehingga memicu serangan asma. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres untuk mengurangi episode asma akibat kondisi psikologis.

Beberapa tips untuk mengelola stres dengan baik adalah sebagai berikut:

  • Lakukan teknik relaksasi: lakukan latihan pernapasan dalam, relaksasi otot progresif, dan teknik relaksasi lainnya secara rutin untuk mengurangi stres fisik dan emosional.
  • Rutin olahraga: olahraga yang membuat napas terengah terbukti meningkatkan produksi zat kimia dalam otak yang dapat meningkatkan mood. Jika olahraga memicu asma Anda, maka mulailah secara perlahan. Peregangan tubuh juga dapat mengurangi stres dan merelaksasi otot.
  • Bersosialisasi: sisihkanlah waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga, teman, dan orang-orang tersayang. Berbagi cerita dengan orang lain dapat mengubah perspektif Anda terhadap suatu permasalahan.
  • Lakukan "me time": dengarlah suara hati dan kenalilah diri untuk menyegarkan kembali pikiran Anda.
  • Tidur yang cukup: kurang tidur dapat menyulitkan Anda mengontrol emosi, menegangkan otot-otot, dan membuat Anda mudah stres. Tidur 7 hingga 8 jam di malam hari baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda.
  • Makan makanan bergizi seimbang: makanan bergizi seimbang yang terdiri dari makanan pokok, lauk, sayur, dan buah dapat membantu Anda mengatasi stres dengan lebih baik. Hindarilah makanan yang dapat memperparah stres seperti kafein dan makanan instan.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Asma#emosi#fakta#gizi seimbang#Hari Asma Sedunia#kesehatan fisik#kesehatan mental#mitos#psikologi#stres

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya