Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Strategi Pencegahan DBD Selama Berwisata

Ditulis oleh Bariza Diah Astari2 menit baca
Strategi Pencegahan DBD Selama Berwisata
Pencegahan diri dari Demam Berdarah Dengue (DBD) harus dipersiapkan dan dilakukan kapanpun, khusunya saat liburan/berkunjung di daerah lembab atau rawan hujan. 
Sumber gambar : https://www.pexels.com/photo/brown-and-black-mosquito-on-white-surface-5995644/

Hai, NutriCiers!

Mendengar istilah Demam Berdarah Dengue (DBD), tentu sudah akrab di telinga kita bukan? 

Demam berdarah atau demam dengue adalah infeksi yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, yang tentunya tidak bisa kita sepelekan karena tingkat kesakitannya bisa jadi sangat parah bahkan mengakibatkan kematian. Penyebab utama DBD adalah nyamuk Aedes aegypti, yaitu nyamuk dari genus Flavivirus dan tergolong dalam famili Flaviviridae. 

Siklus penyebaran DBD dimulai dari nyamuk menggigit seseorang yang sedang demam berdarah dimana terdapat virus dengue dalam darahnya, lalu virus tersebut akan hidup dan berkembang biak dalam tubuh nyamuk. Nyamuk yang terinfeksi nantinya dapat menularkan virus dengue ke orang sehat dengan menggigit mereka. 

WHO memperkirakan 50-100 juta orang terinfeksi setiap tahun dan setengah juta orang dirawat di rumah sakit karena Demam Berdarah Dengue (DBD). Tidak hanya itu, WHO juga memperkirakan sekitar 2,5 miliar orang saat ini tinggal di daerah rawan virus dengue, yang mana jumlah ini mencakup 40% dari populasi dunia. Nyamuk aedes aegypti banyak hidup di daerah tropis dan subtropis. Saat ini pun, transmisi DBD masih di observasi di negara-negara seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika, dan wilayah non-endemik seperti Eropa.

Rawannya transmisi virus dengue di daerah tropis menjadi suatu hal penting bagi wisatawan yang akan menuju ke daerah rawan DBD untuk mempersiapkan beberapa hal dalam rangka menghindari penularan penyakit DBD. Nah NutriCiers, yuk kita simak apa yang perlu diperhatikan selama berwisata supaya terhindar dari DBD.

  • Perhatikan musim ketika Anda akan berwisata. Khususnya saat musim hujan atau berkunjung ke daerah rawan hujan, biasanya nyamuk aedes aegypti akan lebih banyak berkembang biak.
  • Gunakan pakaian yang tertutup. Pakaian yang tertutup akan mengurangi kontak atau risiko gigitan oleh nyamuk. Anda dapat mengenakan pakaian berleher tinggi dengan lengan panjang dan celana atau rok panjang. Jika Anda berpergian ke daerah yang panas, sesuaikan saja dengan memilih bahan pakaian yang tipis dan longgar.
  • Jika Anda berencana untuk melakukan camping, ada baiknya menggunakan kelambu atau jaring nyamuk selama di tenda.  Hal ini untuk menghindari gigitan nyamuk selama Anda beristirahat.
  • Pendingin udara (Air Conditioner) juga dapat digunakan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam ruangan tertutup. Namun jangan lupa, tetap gunakan AC secara bijak ya, NutriCiers!
  • Selalu gunakan pengusir nyamuk atau mosquito repellent pada tubuh Anda ketika sedang beraktivitas.

Meskipun demam berdarah adalah penyakit yang cukup mengkhawatirkan, hal ini tidak seharusnya menghindari Anda untuk berwisata bukan? Dengan menerapkan tindakan pencegahan DBD yang tepat dan tidak melupakan protokol kesehatan, Anda dapat berwisata dengan aman!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Covid-19#dbd#Demam Berdarah Dengue#Hari demam berdarah#Hari Demam Berdarah Nasional#holiday#Infeksi virus#kesehatan#liburan#mencegah DBD#nyamuk aedes#virus

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya