Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Lakukan Ini Agar Tetap Aman dan Sehat!

Ditulis oleh Fathurrahmi Ichwan Alduaira3 menit baca
Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Lakukan Ini Agar Tetap Aman dan Sehat!

Halo NutriCiers!

Hamil adalah kondisi yang dialami oleh ibu dan diperlukan perhatian lebih apalagi terkait dengan menjalankan puasa. Perlu dilakukan pengecekan kondisi kehamilan apakah aman atau tidak untuk ibu hamil berpuasa. Jika diperbolehkan pun diharuskan untuk mengikuti beberapa panduan agar kondisi kehamilan dan janin tetap sehat dan aman. Lalu bagaimana untuk mengetahui ibu hamil diperbolehkan berpuasa atau tidak? Simak informasinya disini!

Bolehkah ibu hamil berpuasa?

Ibu hamil memang diperbolehkan berpuasa namun disarankan untuk membatalkan puasanya jika dirasa memiliki kondisi tertentu seperti kadar hemoglobin rendah atau anemia berat, pertumbuhan janin tidak optimal, mengalami diabetes melitus, tekanan darah tinggi dan komplikasi kehamilan lainnya. Sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dahulu dengan dokter kandungan dan apabila kondisi kehamilan aman, jangan lupa tetap ikuti panduan puasa bagi ibu hamil.

  1. Berpuasa bagi Trimester 1 kehamilan

Trimester 1 merupakan masa rentan bagi ibu dan janin yang membuat ibu hamil tidak disarankan berpuasa. Pada masa ini, banyak dari ibu hamil mengalami morning sickness dan gangguan makan seperti mual muntah dan menurunnya nafsu makan, hal ini dapat meningkatkan resiko janin kekuranan gizi.

  1. Berpuasa bagi Trimester 2 kehamilan

Trimester 2 kehamilan (14 - 27 minggu) masih dinilai aman jika ibu hamil ingin berpuasa karena di trimester ini tubuh sudah mulai menyesuaikan dan beradaptasi. Perkembangan janin di usia kehamilan ini juga sudah aman. Apabila dijalankan dengan tepat, justru berpuasa dapat mencegah kenaikan berat badan berlebih saat hamil.

  1. Berpuasa bagi Trimester 3 kehamilan

Trimester 3 kehamilan (28 - 40 minggu) masih diperbolehkan karna berpuasa pada trimester ini tidak signifikan mempengaruhi berat bayi, tinggi badan, dan lingkar kepala saat lahir. Namun, jika saat berpuasa ibu hamil merasakan beberapa keluhan seperti lemas, pusing, dan muntah sebaiknya segera batalkan puasa untuk menghindari komplikasi kehamilan. Jika ingin tetap berpuasa, pastikan juga perkembangan janin di trimester ini aman dan tidak ada indikasi anemia bagi ibu maupun janin.

Lalu bagaimana cara agar ibu hamil tetap aman berpuasa?

Meskipun di trimester 2 ataupun 3 diperbolehkan ibu hamil untuk berpuasa, tetap saja perlu diimbangi dengan pola makan yang sehat. Berikut panduannya:

  1. Cukupi kebutuhan energi harian ibu dan janin dalam sehari

Berpuasa memang diperbolehkan jika asupan makan dapat memenuhi kebutuhan zat gizi dan energi perhari. Jangan lupa untuk tetap mengatur menu pada saat sahur dan berbuka. Sebagai saran, utamakan untuk konsumsi makanan tinggi kalori dan protein untuk bekal menjalankan puasa.

  1. Konsumsi Menu Sahur dan Berbuka yang Sehat dan Bergizi Lengkap

Tentunya memperhatikan menu sahur dan berbuka adalah hal yang penting dilakukan ibu hamil. Pilihlah makanan sehat lengkap dengan zat gizi seperti karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, buah, dan konsumsi air putih. Untuk porsi dan takaran sekali makan dapat mengikuti panduan isi piringku dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

  1. Cukupi cairan tubuh

Sama halnya kondisi orang biasa saat berpuasa, saat hamil sangat perlu memperhatikan asupan cairan. Pastikan konsumsi air putih minimal 8 gelas (2 Liter) per hari untuk menghindari dehidrasi, menjaga volume air ketuban dan menjaga metabolisme ibu serta janin.

  1. Hindari Konsumsi Makanan Tertentu

Ibu hamil perlu menghindari konsumsi menu makanan yang mengandung kafein seperti teh dan kopi karena dapat membuat dehidrasi. Hindari juga makanan asam atau berminyak yang bisa mengganggu saluran pencernaan. Jangan lupa untuk menghindari makanan mentah, terlalu asin dan terlalu manis.

  1. Konsumsi vitamin dan suplemen kehamilan

Konsumsi vitamin suplemen kehamilan ini bertujuan agar ibu hamil yang berpuasa tetap fit dan tidak mudah lemas. Namun, perlu dilakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sagar aman dan mengurangi resiko efek samping tertentu.

Ingat catatan ini ya bun: lebih dianjurkan lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kehamilan secara pasti dan langkah apa saja yang diharuskan saat menjalankan puasa. Semoga NutriCiers yang sedang dalam kondisi kehamilan selalu diberikan kesehatan ya!

Tag:#buka puasa#gaya hidup sehat#ibu hamil#konsumsi ibu hamil#Puasa

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Covid-19 dan Vaksin : Bagaimana Perkembangannya?

Program vaksinasi Covid-19 mulai berjalan di berbagai negara, termasuk Indonesia Sumber gambar : https://unsplash.com/photos/XLNo-18vqDg Halo NutriCiers! Wabah Corona Virus atau yang sekarang sering d

Annisaa Fairuz Tyara