Lewati ke konten
NutriClinic
Work and Wellbeing

Mengenal Kader dan Perannya dalam Kegiatan Posyandu

Ditulis oleh Silvia Bufa Amanda2 menit baca
Mengenal Kader dan Perannya dalam Kegiatan Posyandu
Kader posyandu merupakan anggota masyarakat yang biasanya adalah ibu-ibu ynag secara sukarela bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk dapat menyelenggarakan kegiatan posyandu secara rutin

Halo NutriCiers!

Tanggal 29 April diperingati sebagai Hari Posyandu Nasional. Sobat NutriCiers pasti sudah tidak asing dengan Posyandu. Apakah di daerah tempat tinggal sobat NutriCiers terdapat Posyandu yang rutin diadakan setiap bulan?

Posyandu sudah menjadi wadah pelayanan kesehatan dasar di masyarakat sejak lama. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa posyandu merupakan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memeproleh pelayanan kesehatan dasar/sosial dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak. Tujuan diadakannya posyandu adalah untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian balita (AKABA). Seperti yang kita ketahui bahwa AKB merupakan salah satu indikator dari tingkat Kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan posyandu dilakukan oleh kader posyandu. Kader posyandu merupakan anggota masyarakat yang biasanya adalah ibu-ibu ynag secara sukarela bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk dapat menyelenggarakan kegiatan posyandu secara rutin .

Kader posyandu merupakan kunci penting dalam kegiatan posyandu. Kader posyandu memiliki beberapa tugas yang terdiri dari tugas sebelum hari posyandu, tugas saat hari posyandu, dan tugas setelah hari posyandu. Berikut adalah tugas dari kader posyandu  :

  1. Tugas sebelum hari posyandu : Memberikan informasi mengenai pelaksanaan posyandu serta mengajak dan meningkatkan daya tarik untuk balita agar datang ke posyandu.
  2. Tugas saat hari posyandu : Memberikan pelayanan yang memuaskan sehingga masyarakat tertarik untuk terus datang ke posyandu. Pelayanan yang dimaksud berupa menimbang balita dan mencatat perkembangan balita dalam KMS (kartu menuju sehat).
  3. Tugas setelah hari posyandu : Melakukan kerjasama dengan tenaga medis seperti bidan, tokoh masyarakat, serta pimpinan wilayah untuk meningkatkan kegiatan di posyandu. Selain itu, kader posyandu juga berperan dalam mendistribusikan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, mendistribusikan vitamin A.

Selain tiga tugas di atas, kader posyandu juga berperan dalam memotivasi dan mendorong masyarakat untuk datang ke posyandu, menyediakan informasi bagi pejabat kesehatan berwenang yang tidak dapat menjangkau masyarakat secara langsung, dan juga mendorong para pejabat kesehatan agar dapat merespon kebutuhan masyarakat.

Untuk dapat menunjang peran kader, kader posyandu rutin mendapat pelatihan. Pelatihan dilakukan oleh puskesmas di wilayah masing-masing. Pelatihan yang diberikan berupa pelayanan kesehatan dasar.

Nah dari pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa kader posyandu berperan penting dalam pelaksanaan posyandu secara rutin. Sekian informasi mengenai peran kader posyandu. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Sobat NutriCiers semua.

Salam gizi, sehat berkualitas!

Tag:#bali#Batita#Bayi#Hari Posyandu Nasional#Healthy#ibu hamil#ibu menyusui#Information#Kader Posyandu#kesehatan#news#Posyandu#public#sehat

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya