Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Pentingnya Olahraga pada Wanita Pasca-Menopause

Ditulis oleh Silvia Bufa Amanda2 menit baca
Pentingnya Olahraga pada Wanita Pasca-Menopause
Olahraga aerobik dan angkat beban dapat mencegah osteoporosis dan atrofi otot terhadap wanita yang sudah menopause

Halo NutriCiers!

Sobat NutriCiers pasti sudah tidak asing dengan kata menopause. Yup, menopause adalah kondisi dimana siklus menstruasi pada wanita sudah terhenti. Seorang wanita dikatakan mengalami menopause ketika dia tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut tanpa ada penyebab lain. Menopause biasanya muncul pada wanita dengan usia 50 tahun, namun tak jarang menopause muncul lebih awal. Ada beberapa faktor yang dapat mempercepat menopause, yaitu usia ketika haid pertama, usia saat melahirkan, jumlah anak, penggunaan kontrasepsi, beban pekerjaan, merokok, dan konsumsi alkohol.

NutriCiers, ternyata menopause meningkatkan risiko seorang wanita terserang osteoporosis, lho! Osteoporosis ditandai dengan kondisi penurunan massa tulang dan kemunduran struktur jaringan tulang yang mengakibatkan peningkatan risiko fraktur pada bagian pinggul, tulang belakang, serta pergelangan tangan. Selain itu, wanita yang sudah menopause juga akan mengalami atrofi otot atau pengecilan otot yang dapat menyebabkan beberapa dampak negatif seperti terbatasnya pergerakan, kesulitan berdiri, melambatnya pergerakan tubuh, dan tingginya risiko untuk jatuh. Pengeroposan tulang dan atrofi otot ini juga dapat diperparah dengan minimnya aktivitas fisik.

Aktivitas fisik yang teratur dengan intensitas ringan selama 30 sampai 40 menit setiap hari bermanfaat untuk mencegah atrofi otot dan meningkatkan densitas tulang untuk mencegah pengeroposan tulang, serta mengurangi risiko patah tulang. Selain itu, aktivitas fisik juga terbukti meningkatkan kualitas hidup wanita yang telah mengalami menopause, karena aktivitas fisik dapat meningkatkan kepercayaan diri pasca menopause dan membantu meningkatkan kualitas tidur.

Berikut beberapa contoh aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh wanita yang sudah menopause:

  1.  Olahraga aerobik seperti jalan kaki, jogging, sepeda statis, berenang, atau senam. Jalan kaki terbukti memperbaiki massa tulang panggul dan tulang belakang serta mengurangi pengeroposan.
  2. Olahraga dengan beban. Olahraga ini dapat dibantu dengan dumbbell dengan beban 300-1000 gram untuk digenggam dalam 1 tangan. Jenis olahraga ini dapat menguatkan tulang lengan bawah dan pergelangan tangan yang berisiko mengalami fraktur. 

Nah, itu tadi manfaat aktivitas fisik dan beberapa contoh aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh wanita yang sudah mengalami menopause. Sobat NutriCiers, mari kita ajak orang tua kita atau nenek kita untuk tetap aktif meskipun sudah menopause.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Healthy#Information#lanjut usia#lansia#menarche#mencegah#menopause#olahraga#osteoporosis#sehat#tulang

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Bisakah Kanker Tulang Sembuh Total?

Kanker tulang dapat disembuhkan dengan operasi pengangkatan, terapi radiasi, kemoterapi Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/doctor-examine-x-ray-film-white-background_3763238.htm#query=

Anggry

Ketahui Gejala Kanker Tulang Pada Anak

Kurangnya keaktifan dalam bergerak, nyeri, pembengkakan jaringan tulang lunak, demam dan lemahnya struktur tulang Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-vector/diagram-showing-broken-bone-human-

Felicia Magdalena Kweesar