Lewati ke konten
NutriClinic
Medical Nutrition

Kenali Apa Itu Hemofilia dan Macam Pengobatannya

Ditulis oleh Anggry2 menit baca
Kenali Apa Itu Hemofilia dan Macam Pengobatannya
Hemofilia dapat diobati dengan pencegahan dan penghentian pendarahan
Sumber gambar : https://www.pexels.com/photo/scientist-holding-test-tube-3912471/

Halo NutriCiers!

Bagi NutriCiers yang belum mengenal penyakit hemofilia, penyakit ini merupakan salah satu penyakit kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan pada proses pembekuan darah. Ketika mengalami luka, pendarahan pada pengidap hemofilia akan sulit dihentikan, meskipun hanya luka ringan. Inilah mengapa penderita hemofilia harus sangat berhati-hati agar tidak mengalami luka. Sampai saat ini hemofilia belum dapat disembuhkan, namun penderitanya tetap dapat hidup secara normal dengan melakukan rutinitas kontrol ke dokter. 

Pasien hemofilia mengalami mutasi genetik pada faktor pembekuan darah VII dan IX. Mutasi genetik yang terjadi pada hemofilia berpengaruh pada kromosom X dan dapat diturunkan melalui ayah, ibu, ataupun kedua orang tua kepada anak. Laki-laki lebih rentan untuk mengalami hemofilia dibandingkan perempuan. Anak perempuan biasanya lebih sering menjadi pembawa (carrier) gen abnormal yang dapat diwariskan kepada keturunannya.

Ketika anak mendapat warisan hemofilia, beberapa gejala yang dapat muncul yaitu pendarahan pada hidung, gusi, otot dan sendi, darah ditemukan pada urin dan feses, serta mengalami pendarahan berlebih saat menstruasi pada wanita. Tingkat keparahan hemofilia bergantung pada jumlah faktor pembekuan darah, semakin sedikit maka pendarahan akan semakin sulit untuk dihentikan.

Tipe pengobatan pada pasien berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan dan kondisi tubuhnya. Namun secara umum, terdapat dua macam pengobatan bagi pasien hemofilia :

  1. Pencegahan pendarahan (profilaksis)

Penanganan profilaksis dilakukan untuk mencegah terjadinya pendarahan. Faktor pembekuan darah akan diberikan kepada pasien melalui suntikan melalui pembuluh darah vena. Suntikan yang diberi berbeda-beda pada tiap pasien bergantung pada jenis hemofilia yang diderita. Faktor pembekuan darah yang disuntikkan pada pasien merupakan protein berstruktur kimia besar, reaksi pasien mungkin saja menciptakan antibodi yang menghambat kerja dari suntikan faktor pembekuan darah. Obat yang berbeda mungkin diperlukan jika hal ini terjadi.

  1. Penghentian pendarahan

Meskipun sudah diberi faktor pembekuan darah, pendarahan masih bisa terjadi pada pasien. Penanganan rumah sakit harus segera diberikan ketika pendarahan berlebih melibatkan otak, leher, atau organ vital terjadi. Transfusi darah juga kemungkinan harus dilakukan ketika pasien mengalami kekurangan darah yang berlebih. Semua prosedur pembedahan atau invasif harus dilakukan di rumah sakit agar perdarahan tertangani dengan optimal.  

Beberapa pasien dapat menimbulkan reaksi tubuh yang menghambat pembekuan darah sehingga kerjanya menjadi kurang efektif.  Jika ini terjadi, perawatan khusus mungkin diperlukan untuk memungkinkan faktor-faktor tersebut bekerja kembali.

Itulah penjelasan singkat mengenai hemofilia dan jenis pengobatannya, NutriCiers! Jika Anda mengalami gejala-gejala yang menandakan hemofilia, segera periksa diri ke dokter agar tindakan pencegahan dapat segera dilakukan.

Salam gizi, sehat berkualitas.

Tag:#darah#Healthy#Hemofilia#kesehatan#Penyakit keturunan

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Nutrisi Sehat Bagi Penderita Hemofilia

Hemofilia A adalah kelainan genetik yang ditandai dengan defisiensi faktor pembekuan VIII. Karena tidak ada faktor pembekuan VIII, maka menyebabkan perdarahan menjadi tidak terkontrol.

Bariza Diah Astari