Upaya Penyembuhan DBD, Simak Info Berikut!
Hai NutriCiers!
Berbicara mengenai DBD, pastinya NutriCiers sudah tidak asing lagi ya dengan penyakit ini.
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit menular akibat virus dengue yang biasanya ditularkan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.
Penyakit ini umumnya terjadi di negara dengan iklim tropis termasuk Indonesia terutama saat musim pancaroba dikarenakan nyamuk berkembang biak lebih cepat hingga penyebarannya semakin meningkat.
Menurut Kemenkes, kasus DBD di Indonesia masih terus meningkat bahkan jumlah kasus mencapai 68 ribu kasus di seluruh Indonesia.
Meskipun begitu, saat ini belum ada pengobatan spesifik untuk penyakit DBD, namun beberapa upaya dibawah ini dapat dilakukan untuk mencegah infeksi virus lebih lanjut dan menangani gejala. Yuk simak bareng-bareng ya!
- Memperbanyak minum
Salah satu tujuan dari meningkatkan asupan cairan adalah mencegah dehidrasi yang disebabkan oleh demam tinggi, muntah, ataupun diare pada pasien DBD.
Bahkan, pasien DBD membutuhkan bukan hanya air namun cairan elektrolit untuk membantu hidrasi (kecukupan cairan tubuh).
Selain itu, saat kondisi kritis, penderita DBD dapat mengalami kebocoran plasma yaitu keluarnya cairan dari pembuluh darah yang jika parah dapat menyebabkan kematian.
Maka itu, tidak jarang proses penggantian cairan menggunakan cairan infus yang bertujuan mengurangi risiko komplikasi dan syok akibat kebocoran plasma.
Nah, pastikan juga ya untuk mengonsumsi cairan sesuai anjuran WHO yaitu 5 gelas sehari untuk air atau cairan lain yang bernutrisi seperti jus buah, susu, air kelapa, ataupun air beras untuk pemulihan DBD.
- Mengonsumsi makanan bernutrisi
Selain asupan cairan, makanan bernutrisi dapat menjadi salah satu solusi untuk pemulihan DBD.
Hal ini dikarenakan beberapa makanan mampu meningkatkan daya tahan tubuh pasien dan meningkatkan trombosit (sel darah yang berperan dalam pembekuan darah).
Lalu, baiknya konsumsi apa saja sih?
Buah-buahan yang kaya akan vitamin, mineral, dan kandungan antioksidan seperti kiwi, pepaya, jambu biji, jeruk, pomegranate, dan buah naga mampu meningkatkan imun tubuh, trombosit, dan kadar air dalam tubuh.
Sayuran seperti bayam, brokoli, dan daun pepaya kaya akan vitamin K, E, dan C yang mampu meningkatkan trombosit darah dan membantu pemulihan.
Itu lah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk pemulihan DBD.
Selain itu, pastikan juga untuk istirahat yang cukup supaya jaringan yang rusak dapat cepat pulih.
Jika NutriCiers megalami gejala-gejala DBD seperti demam tinggi, nyeri di kepala maupun sendi, pendarahan, mual, dan nafsu makan menurun, segera periksakan ke dokter ya supaya tindakan pencegahan dapat dilakukan dan mencegah infeksi virus lebih lanjut!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
