Peran Keluarga bagi Pertumbuhan Anak
Halo, NutriCiers!
Anak-anak merupakan suatu proses kehidupan yang menjadi pondasi untuk kualitas individu. Anak-anak akan tumbuh dan berkembang menjadi remaja dan dewasa yang akan menjadi penerus bangsa. Kehadiran anak didalam keluarga selalu dikaitkan dengan biaya, konsumsi, dan waktu untuk merawat anak. Anak juga merupakan aset dalam keluarga karena berpengaruh pada kesejahteraan dalam keluarga itu sendiri dan juga negara. Bagi orang tua, anak merupakan harta yang paling berharga dan harus dijaga. Hal ini membuat setiap orang tua akan melakukan usaha yang terbaik bagi keperluan anaknya, terutama dalam hal pendidikan. Pendidikan paling awal yang diterima oleh anak berasal dari keluarga sebelum pendidikan formal di luar lingkup tersebut. Keluarga merupakan tempat pertama bagi anak baik itu menjadi tempat belajar, tempat tumbuh dan berkembang dan lain sebagainya. Peran keluarga terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak sangat penting dan sangat berpengaruh untuk kehidupan anak selanjutnya.
Hal ini merujuk pada keharmonisan keluarga dan pola pengasuhan anak yang dapat mempengaruhi tumbuh dan kembang mental bagi anak. Keharmonisan keluarga sering kali tidak dirasakan oleh anak-anak, salah satunya karena pernikahan dini dimana khususnya perempuan harus menghadapi banyak permasalah lingkungan dan sosial sehingga mereeka harus mampu beradaptasi untuk mengatasi stress dan tekanan. Tingkat stress yang meningkat ini akan berpengaruh pada keharmonisan keluarga dan pengasuhan pada anak, yang berimbas pada kualitas anak. Ayah juga memiliki beban yang sama dengan ibu dalam keharmonisan keluarga. Selain itu, tingkat stress yang tinggi memunculkan kekerasan dalam rumah tangga.
Faktor yang dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga adalah ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga dibagi menjadi 3, yaitu:
- Ketahanan Fisik
Ketahanan fisik keluarga diartikan sebagai kemampuan ekonomi suatu keluarga dalam pemenuhan kebutuhan keluarga baik sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan. Jika kebutuhan ini tidak dapat terpenuhi, maka akan muncul permasalahan sehingga dapat meningkatkan risiko rusaknya keharmonisan suatu keluarga dan menurunkan ketahanan keluarga.
- Ketahanan Sosial
Ketahan sosial merupakan ketahanan keluarga dalam menerapkan nilai-nilai agama dalam lingkungan keluarga dan memiliki mekanisme pengelolaan krisis yang baik yang terjadi dalam keluarga.
- Ketahanan Psikologis
Ketahan psikologis suatu keluarga ditunjukan dengan kemampuan anggota keluarga dalam mengelola emosi sehingga menghasilkan konsep diri yang baik dan positif.
Beberapa hal yang dapat meningkatkan keharmonisan keluarga yaitu menjalin komunikasi antar keluarga dengan baik, terciptanya rasa perhatian dan membutuhkan antar keluarga, menerima segala kondisi anggota keluarga dan sering melakukan kegiatan bersama anggota keluarga. Maka dari itu, jika keharmonisan dalam keluarga sudah tercipta dengan baik maka kualitas anak akan ikut membaik.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
