Lewati ke konten
NutriClinic
Sports and Beauty

Boleh dan Perlukah Pasien Metastasis Tulang Berolahraga?

Ditulis oleh Nadia Rana Nabila2 menit baca
Boleh dan Perlukah Pasien Metastasis Tulang Berolahraga?
Penelitian tebaru menemukan bahwa pasien metastasis tulang tetap dianjurkan untuk berolahrga di bawah pengawasan ahli.
Sumber gambar: https://unsplash.com/photos/7FAhq93_Ir8

Halo NutriCiers!

Tahukah Anda bahwa berolahraga sangat dianjurkan kepada pasien kanker karena manfaatnya dalam mengurangi efek samping kanker dan pengobatannya? Tetapi bagaimana halnya dalam kasus metastasis tulang? Perlukah mereka berolahraga? Lalu, apakah tidak berbahaya jika pasien metastasis tulang berolahraga? Untuk penjelasan lebih lanjutnya, yuk simak informasi berikut ini!

Selama menjalani terapi kanker, pasien dianjurkan untuk berolahraga dengan tujuan untuk menjaga kebugaran tubuh dan mencegah penurunan massa otot, penambahan massa lemak, kelelahan, dan penurunan kualitas hidup. Pasien kanker yang tetap aktif saat dan sesudah menjalani terapi kanker dapat merasakan manfaat seperti peningkatan angka survival, kualitas hidup dan tidur yang lebih baik, penurunan rasa lelah dan risiko jatuh. Manfaat-manfaat ini juga berlaku bagi para pasien metastasis tulang.

Metastasis tulang atau kanker tulang sekunder adalah kondisi di mana sel kanker dari organ lain menyebar ke tulang. Berbeda dengan kanker tulang primer, tumor pada kasus metastasis tulang bukanlah sel tulang. Sebagai contoh, kanker paru-paru yang menyebar ke tulang terbentuk dari sel kanker paru-paru. Ini disebut metastasis tulang dari kanker paru-paru. Sedangkan, kanker tulang disebabkan oleh sel kanker di dalam tulang itu sendiri.

Metastasis tulang dapat membuat tulang keropos atau terlalu padat sehingga tulang lebih mudah patah. Dulunya, pasien metastasis tulang dilarang banyak bergerak karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko patah tulang. Namun, penelitian terbaru menemukan kurangnya aktivitas fisik justru dapat menyebabkan gangguan fungsi dan penyusutan sel-sel otot, yang dapat meningkatkan kemungkinan patah tulang, nyeri tulang, dan jatuh karena osteoporosis yang tidak digunakan. Selain itu, baik beraktivitas fisik maupun tidak, risiko patah tulangnya sama. Oleh karena itu, pasien metastasis dianjurkan untuk tetap berolahraga.

Idealnya, pasien metastasis tulang dianjurkan melakukan olahraga aerobik (jalan santai, bersepeda, jogging, dsb.) intensitas sedang selama minimal 150 menit per minggu disertai olahraga ketahanan (angkat beban, dsb.) intensitas sedang hingga berat 2-3 kali seminggu. Namun, untuk mencapai anjuran ini mungkin dapat cukup menantang bagi pasien metastasis tulang, mengingat risiko patah tulang dan rasa sakit dapat meningkat. Maka dari itu, program latihan harus disesuaikan secara individual dalam intensitas, frekuensi dan durasi sesuai dengan riwayat medis, diagnosis, pengobatan, stadium penyakit, dan tujuan pribadi pasien. 

Olahraga terbukti aman dilakukan dan justru direkomendasikan bagi pasien metastasis tulang. Dengan catatan, olahraga Anda berada di bawah pengawasan ahli fisioterapi dan terapis terlatih dalam rehabilitasi kanker.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#aktivitas fisik#fitness#gaya hidup sehat#kanker#kanker tulang#kanker tulang sekunder#kebugaran#kesehatan mental#metastasis tulang#olahraga#tulang

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Fakta-Fakta Mengenai Asma pada Anak

Asma merupakan penyakit inflamasi pernapasan yang umum terjadi pada usia anak, dengan faktor risiko seperti genetik, pola makan dan pola hidup ibu saat masa kehamilan, serta jenis kelamin laki-laki. S

Muthia Syifa Rahmadina

Tips Membeli Makanan Bergizi Seimbang

Siapa disini yang masih sering makan diluar atau takeaway makanan? Sebetulnya, banyak orang yang terbantu dengan membeli makanan diluar karena lebih praktis, tidak usah memasak dan ti

Martha Clarissa Junestita