Manfaat ASI: Cegah Stunting dan Kembalikan Bentuk Tubuh Ibu Menyusui
Hai, NutriCiers!
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan paling sempurna untuk bayi karena mengandung zat gizi yang lengkap serta berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemberian ASI eksklusif berarti bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahan makanan apapun yang dilakukan sejak bayi lahir hingga berusia enam bulan. Kemudian pemberian ASI tersebut dapat terus dilanjutkan sampai berusia dua tahun sambil diberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).
Jika ASI bisa diberikan, artinya makanan/minuman lain sama bolehnya dong?
Nah, tentu saja beda ya, NutriCiers. Pemberian ASI tidak akan memberatkan sistem pencernaan bayi karena zat-zat gizi di dalam ASI lebih mudah diserap oleh sistem pencernaaan bayi yang belum sempurna. Alasan mengapa harus 6 bulan karena pemberiannya yang secara eksklusif (6 bulan) dapat memaksimalkan bayi untuk mendapatkan manfaat dari ASI itu sendiri. Manfaat ASI, antara lain meningkatkan kecerdasan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi penyakit infeksi. Tidak cukup itu saja, ASI juga dapat mencegah terjadinya stunting pada anak loh!
Ngomong-ngomong, apa sebenarnya stunting itu?
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Stunting merupakan dampak akhir dari malnutrisi kronik. Stunting terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru tampak saat anak berusia dua tahun. Stunting memberikan dampak yang cukup serius pada anak, seperti meyebabkan anak lebih rentan terkena penyakit, menghambat perkembangan fisik dan mental anak, menganggu perkembangan otak, mengganggu metabolisme di dalam tubuh, dan meningkatkan risiko kematian.
Sayangnya, masih ada saja ibu yang enggan menyusui bayi mereka dengan alasan tertentu, seperti sibuk, malas menyusui, hingga takut penampilan menjadi jelek karena berat badannya naik. Padahal, pemberian ASI tidak hanya bermanfaat bagi bayi saja, tetapi bagi sang ibu juga, NutriCiers. Menyusui dapat membantu ibu menurunkan berat badan dan mengembalikan bentuk tubuh sebelumnya. Hal ini karena tubuh ibu butuh energi yang cukup banyak untuk memproduksi ASI sehingga simpanan lemak pun menjadi sasarannya. Dengan catatan, ibu tersebut memiliki perencanaan makan yang baik. Selain itu, manfaat lain yang didapatkan ibu dari pemberian ASI, yakni memiliki kulit dan rambut yang lebih bagus, adanya pengaturan hormon yang lebih baik, serta mengurangi risiko kanker kanker payudara dan ovarium. Ibu menyusui juga cenderung memiliki mood yang bagus dan kepercayaan diri karena bisa menyusui anak mereka.
Jika tidak ada hal tertentu yang menyebabkan ibu tidak bisa menyusui, lebih baik ibu tetap memberikan ASI pada anak. Ibu pun harus tetap menjaga kecukupan gizinya agar dapat menghasilkan ASI yang berkualitas.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
