Hai NutriCiers!
Pendidikan sejak dini memang penting untuk keberlangsungan kehidupan seseorang di masa mendatang. Menanamkan kebiasaan hidup sehat dapat dimulai sejak usia dini. Membiasakan anak aktif berolahraga sedari dini, sangat penting bagi kesehatannya. Aktivitas fisik bermanfaat untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak, meningkatkan imun tubuh, mengasah kemampuan motorik dan mencegah obesitas. Olahraga tidak hanya berperan untuk menjaga kebugaran fisik tetapi juga terbukti dapat menjaga kesehatan mental dan psikis anak. Rutin berolahraga atau aktif bergerak dapat membantu anak untuk meningkatkan kepercayaan diri dan meminimalisir resiko stres dan depresi.
Tidak hanya itu, anak-anak yang aktif bergerak, relatif dapat tidur lebih nyenyak dan mampu menjaga berat badan yang sehat. Hal inilah yang membuat mengapa balita yang aktif, cenderung tidak menderita diabetes, kanker dan penyakit jantung, seiring bertambahnya usia. Nah, untuk itu penting bagi para orang tua untuk memahami apa yang dapat dilakukan anak-anak dan keterampilan apa yang sesuai untuk usia ini. Membiasakan anak berolahraga sejak dini akan mendorong anak untuk aktif. Melalui olahraga, balita mampu meningkatkan dan mengasah kemampuan motoriknya.
Berikut beberapa contoh latihan fisik yang dapat diterapkan untuk bayi anda:
Usia 0-12 bulan
Pada tahap ini, baiknya orang tua tidak terlalu memaksakan pergerakan anak yang berlebihan. Cukup dengan mengajarkan anak cara memegang dan menggenggam benda. Selain itu, mulailah untuk melatih respon anak ketika diberi stimulus dengan mengajarkan gerakan menegok ke kanan, ke kiri dan atas bawah.
Usia 1-3 tahun
Pada usia ini, penting bagi orang tua untuk melatih kekuatan otot kaki anak dan melatih kekuatan jantung anak. Umumnya, anak mulai belajar jalan di usia ini, ada baiknya jika orang tua dapat mengajarkan anak berjalan kaki sambil membiasakan mengeksplorasi tempat baru, sehingga anak tidak bosan.
Usia 3-5 tahun
Umunya, pada usia 3-5 tahun anak sudah mampu untuk berjalan dan berlari. Sehingga orang tua dapat memberikan aktivitas fisik yang lebih bervariasi, seperti berlari, bersepeda, berenang atau dapat ajak anak untuk berjalan kaki disekitar kompleks. Tidak hanya itu, usia ini merupakan usia yang tepat ketika orang tua berniat untuk mengajarkan satu macam olahraga tertentu bagi anak.
Nah itu tadi beberapa manfaat dan tips yang bisa diterapkan untuk membiasakan balita dalam berolahraga. Semoga bermanfaat!
Salam Sehat Gizi Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
