Mengenal Lebih Dalam Mengenai Sparkling Water atau Air Berkarbonasi
Hai NutriCiers, selamat hari air sedunia! Sebelum kita kaji mengenai sparkling water, kenalan dulu yuk dengan air bagi tubuh. Tahukah NutriCiers bahwa diperkirakan rata-rata tubuh manusia tersusun atas 75% air? Ada berbagai fungsi air bagi tubuh salah satunya adalah menjaga suhu agar tetap normal. Minum air secara cukup setiap harinya sangat penting bagi kesehatan yaitu mencegah terjadinya dehidrasi. Tidak hanya itu, konsumsi air yang tidak cukup apabila dalam jangka waktu yang lama dan juga terus menerus dapat mengakibatkan terjadinya konstipasi dan beberapa masalah berkaitan dengan ginjal salah satunya terbentuk batu ginjal. Oleh karena itu dapat kita tarik suatu kesimpulan bahwa air memiliki pernanan penting bagi kehidupan manusia. [1]
Saat ini kita seringkali menemukan berbagai bentuk air yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat diantaranya seperti air putih (air minum), air mineral, dan sparkling water. Dewasa ini sparkling water menjadi cukup tren terutama karena kerap kali disajikan atau ditawarkan di berbagai restoran dan sudah banyak terjual dipasaran. Sparkling water diartikan sebagai air soda atau air berkarbonasi dan juga biasa dikenal sebagai club soda yaitu merupakan air yang dikarbonasikan dengan penambahan gas karbon dioksida (CO2) di bawah tekanan. Penambahan CO2 ini menjadi ciri pembeda antara sparkling water dengan air mineral serta air putih biasa dimana secara fisik nampak gelembung-gelembung udara didalamnya.[2] Sebagai tambahan informasi, air minum yaitu air putih biasa didapatkan dari mata air sedangkan air mineral memiliki beberapa tambahan zat gizi berupa Zn,Fe,Ca, dan Na. Sparkling water sebenarnya tergolong sebagai minuman rendah atau tanpa kalori dimana dapat dijadikan alternatif pilihan minuman lebih baik dibandingkan minuman manis (sugar-sweetened beverage dan artificial-sweetened beverage).[3] Namun nyatanya, saat ini beberapa sparkling water di pasaran ditambahkan dengan pemanis dan perasa yang ditujukan dapat berdampak negatif terhadap densitas tulang dan erosi atau kerusakan lapisan gigi (enamel) [4] tetapi studi ini perlu ada penelitian lebih lanjut. Untuk itu, NutriCiers harus bijak memilih sparkling water yaitu dengan membaca label kemasan secara seksama dan mengkonsumsinya secara tepat.
Salam Gizi Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
