Ini Dia 6 Cara Memilih Makanan untuk Hepatitis B!
Pemilihan makanan yang baik dapat mempercepat proses penyembuhan
Sumber gambar: https://www.freepik.com/premium-vector/human-liver-organ-set-collection_6105853.htm#page=1&query=hepatitis&position=0
Halo NutriCiers!
Hepatitis B adalah penyakit infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV). Dalam hal ini, Hepatitis B sangat erat kaitannya dengan status gizi. Menurut sebuah penelitian, status gizi yang berlebih maupun kurang dapat menghambat proses penyembuhan hepatitis B. Berikut ini 6 cara memilih makanan yang dianjurkan untuk mempertahankan status gizi normal bagi hepatitis B:
1. Memperhatikan kandungan Karbohidrat dan hindari makanan manis
Karbohidrat merupakan bahan bakar utama bagi tubuh. Makanan dengan karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan, beras merah, oatmeal, barley, dan quinoa lebih dianjurkan dibandingkan sumber karbohidrat sederhana seperti nasi, kentang, dan pasta. Selain itu, hindari juga makanan mengandung fruktosa seperti gula karena kelebihan fruktosa dapat meningkatkan trigliserida serta menciptakan resistensi insulin dan fatty liver (penyakit hati berlemak).
2. Perbanyak konsumsi Buah dan Sayur
Memperbanyak konsumsi buah dan sayur adalah cara yang paling tepat dalam mengurangi tingkat keparahan dan efek komplikasi hepatitis B. Meskipun buah mengandung fruktosa di dalamnya, buah juga memiliki serat dan nutrisi lainnya. Hati memetabolisme buah secara perlahan, menjadikannya pilihan yang baik saat penderita Hepatitis B tetap ingin tetap mencoba memuaskan keinginan akan makanan manis.
3. Perbanyak konsumsi protein sebagai sumber tenaga
Protein adalah zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh para penderita Hepatitis B untuk memperbaiki dan mengganti jaringan yang telah rusak. Asupan protein dalam hal ini dibutuhkan oleh penderita hepatitis B untuk memberikan meningkatkan sistem imunitas tubuh dalam melawan infeksi pada penderita Hepatitis B.
4. Kurangi konsumsi makanan berlemak dan goreng-gorengan
Bagi penderita Hepatitis B, secara khusus dianjurkan untuk menghindari lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh banyak terdapat pada produk hewani, sedangkan sumber makanan dengan lemak trans yang sering kita jumpai adalah minyak sawit (jika digunakan berulang kali). Cobalah untuk menghindari lemak jenuh dan trans.
5. Hindari konsumsi makanan berpengawet dan tinggi garam
Penderita Hepatitis B dianjurkan untuk menghindari semua makanan olahan berpengawet dan bergaram tinggi, khususnya makanan cepat saji. Makanan berpengawet dan bergaram dapat menyebabkan penderita hepatitis B mengalami edema atau bengak pada kaki atau perut.
6. Perhatikan variasi warna makanan, besar porsi dan kematangan makanan
Variasi warna makanan yang menarik serta besar porsi makanan yang tepat akan menentukan berat badan penderita dalam mendukung kesembuhan penyakitnya. Kematangan makanan juga perlu diperhatikan, bagi penderita hepatitis B diharapkan menghindari makanan mentah untuk menjaga higiene dan sanitasi makanan yang masuk dalam tubuh penderita.
Itulah 6 cara pemilihan asupan makan yang dapat dilakukan bagi penderita hepatitis B! Semoga bermanfaat NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
