Lewati ke konten
NutriClinic
Medical Nutrition

Moms, Waspada Diare pada Anak!

Ditulis oleh Shabrina Olivia Mumtaz2 menit baca
Moms, Waspada Diare pada Anak!
Anak-anak sangat rentan terkena penyakit diare
Sumber gambar : https://www.freepik.com/premium-photo/young-little-boy-kid-wearing-elegant-shirt-standing-withe-isolated-background-with-hand-stomach-because-nausea-painful-disease-feeling-unwell-ache-concept_11936418.htm

Hai, NutriCiers!

Diare adalah salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Diare merupakan suatu kondisi ketika pengidapnya melakukan buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. BAB tersebut tidak normal karena ada peningkatan volume dan keenceran feses. Biasanya feses yang dihasilkan pun berwarna hijau dan bercampur lendir dan darah atau lendir saja. Diare ini dapat berlangsung singkat ataupun lama.

Diare sebenarnya adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh yang membersihkan dan membuah bahan-bahan patogen pada saluran pencernaan. Di lain sisi, diare pun menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan menyebabkan dehidrasi hingga meninggal. Faktor-faktor yang menyebabkan diare, antara lain sanitasi lingkungan yang kurang baik, persediaan air yang tidak higenies, dan kurangnya pengetahuan.

Diare pada anak masih menjadi masalah kesehatan dengan angka kematian yang tinggi terutama pada anak umur 1 sampai 4 tahun. Menurut WHO, setiap tahunnya ada sekitar 1,7 miliar kasus diare dengan angka kematian 760.000 anak di bawah umur 5 tahun. Di Indonesia, diare pun masih menjadi penyebab utama kematian balita. Dalam hal ini, posyandu sebagai pelayanan kesehatan turut melakukan penanggulangan diare, khususnya untuk ibu dan anak. Penanggulangan diare menjadi salah satu kegiatan utama Posyandu. Posyandu menjadi titik temu antara pelayanan profesional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masakan kesehatan pada masyarakat.

Di posyandu, ibu-ibu yang memiliki anak biasanya akan diberi edukasi mengenai pencegahan diare. Nah, di bawah ini ada beberapa cara untuk mencegah diare:

  1. Mencuci tangan menggunakan sabun. Mencuci tangan dapat mencegah penularan infeksi. Mencuci tangan ini sangat dianjurkan pada saat sebelum dan sesudah makan serta setelah BAK dan BAB.
  2. Memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan pertama. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayu 0-6 bulan karena mengandung zat gizi yang lengkap. ASI juga meningkatkan imunitas bayi, sehingga bayi tidak mudah terserang penyakit.
  3. Tidak meminum air mentah. Air mentah dikhawatirkan mengandung patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, serta
  4. Tidak meletakkan makanan dan minuman di tempat terbuka agar. Hal ini untuk mencegah makanan dan minuman tersebut terpapar bakteri jahat.

Pada intinya, untuk mencegah diare perlu dilakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS ini yang masih sering disepelekan oleh masyarakat. Padahal dengan PHBS kita tidak hanya akan terhindar dari diare, tetapi akan terhindar juga dari penyakit lainnya.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#air#Air Minum#anak#ASI#Bayi#diare#kesehatan#PHBS#Posyandu

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya