Stop Panic Buying Oralit! Begini Cara Penuhi Cairan Tubuh Selama Puasa!
Halo NutriCiers!
Saat ini fenomena "panic buying" kembali terjadi. Di bulan puasa ini oralit sedang banyak dicari. Banyak yang berasumsi bahwa oralit dapat membuat puasa lebih "kuat"dan "tidak lemas". Namun, sebelum melakukan hal tersebut, yuk cari tahu dulu apa itu oralit? Apakah berpengaruh mencegah lemas saat berpuasa?
Benarkah Oralit dapat mencegah lemas selama berpuasa?
Oralit disebut juga Oral Rehydration Salts(ORS), yang memiliki dua zat penting yaitu elektrolit (garam) dan karbohidrat dalam bentuk gula. Tiap sachet oralit mengandung natrium klorida dan kalium klorida. Jika dikonsumsi terus menerus akan memberikan efek pada ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Ditandai adanya mual, nyeri otot, tekanan darah tinggi, merasa haus.
Oralit digunakan untuk kondisi dehidrasi akut yang terjadi ketika adanya diare dan muntah terus menerus. Oralit sebagai penanganan dehidrasi bukan untuk mencegah dehidrasi. Sehingga mengkonsumsi oralit untuk mencegah dehidrasi saat puasa tidak dibenarkan. Di samping itu, kandungan dalam oralit juga bisa dipenuhi dari menu makanan saat sahur.
Bagaimana jika lemas saat berpuasa?
Lemas saat puasa umumnya hanya terjadi pada fase awal (3-4 hari pertama). Setelah itu tubuh akan beradaptasi. Beberapa penyebab lemas saat berpuasa:
1. Konsumsi cairan kurang
2. Konsumsi makanan yang mengandung gula tinggi
3. Kurang Tidur
4. Beraktivitas berat
Pemenuhan Cairan Tubuh
Setidaknya lebih dari 12 jam kita berpuasa, berarti selama itu pula tidak minum. Sementara manusia membutuhkan asupan air sebesar 2 liter(8 gelas) per harinya. Selama berpuasa, konsumsi air putih dapat dilakukan dengan cara 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari sampai menjelang sahur dan 2 gelas saat sahur).
Selain dari konsumsi air putih, lakukan hal ini untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa:
1. Konsumsi buah dan sayur, umumnya buah dan sayur mengandung banyak air. Selain itu kandungan serat di dalamnya juga dapat membuat kenyang lebih lama.
2. Konsumsi makanan berkuah.
3. Hindari mengkonsumsi kafein, seperti kopi dan teh. Kafein dapat mendorong pengeluaran cairan pada tubuh, sehingga sering buang air kecil.
4. Membatasi konsumsi garam. Kandungan natrium jika berlebihan dapat menahan air dalam tubuh dan meningkatkan rasa haus.
Berpuasa sejatinya memberi manfaat kesehatan jika dipersiapkan dengan baik. Menjaga tubuh terhidrasi dengan baik justru lebih sederhana. Asupan cairan cukup akan menjaga tubuh tidak mudah lemas saat berpuasa dan dapat lebih khusyuk beribadah. Stop Panic Buying! Cari tau dahulu sebelum action.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
