Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Manfaat Konsumsi Brokoli pada Penderita Hemofilia

Ditulis oleh Anisa Gita Ayu Sekarini2 menit baca
Manfaat Konsumsi Brokoli pada Penderita Hemofilia
Brokoli mengandung senyawa quercetin, vitamin K serta vitamin C yang bermanfaat dalam mencegah anemia, pendarahan serta penyakit infeksi pada penderita hemofilia
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/broccoli-wooden-box-fresh-vegetable-wooden-surface_6811262.htm#page=2&query=broccoli&position=3

Halo NutriCiers!

Sobat NutriCiers apakah sudah pernah dengar mengenai penyakit hemofilia?

Hemofilia merupakan salah satu penyakit darah yang disebabkan oleh autoimun atau inhibitor terhadap faktor VIII yang menyebabkan darah sukar membeku. Pada hemofilia A dan hemofilia B ditemukan ketidakcukupan atau disfungsi protein coagulasi FVIII dan FIX yang berfungsi untuk mencegah dan menghentikan perdarahan dengan penggumpalan darah. Sehingga pada penderita hemofilia biasanya dapat ditemukan gejala klinis seperti perdarahan yang berlebih.

Walaupun sebagian besar penderita hemofilia adalah anak-anak, tetapi mereka termasuk ke dalam risiko tinggi terkena penyakit infeksi dan penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan diabetes. Penelitian menunjukan bahwa dengan menjaga asupan makan dan gaya hidup yang baik dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular pada penderita hemofilia. Salah satu makanan yang disarankan untuk penderita hemofilia adalah brokoli.

Memang zat gizi apa saja sih yang terkandung dalam brokoli?

Dilansir dalam USDA, dalam 100 gram brokoli mengandung energi sebesar 34 kkal, protein 2,82 gram, lemak 0,37 gram, dan karbohidrat 6,64 gram. Selain itu di dalam brokoli juga terdapat serat 2,6 gram, kalsium 47 mg, zat besi 0,73 mg, potassium 316 mg, seng 0,41 mg, vitamin C 89,2 mg, vitamin K 101,6 mikrogram dan masih banyak zat gizi mikro lainnya.

Brokoli memiliki kadungan vitamin K yang cukup tinggi. Vitamin K memiliki fungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Selain di brokoli, vitamin K juga dapat ditemukan pada sayuran hijau lainnya seperti bayam dan kol, pada buah seperti anggur, alpukat, dan kiwi, serta pada produk fermentasi seperti natto dan keju. Brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, vitamin C memiliki manfaat yang baik bagi tubuh terutama pada sistem imun. Vitamin C memiliki antioksidan yang tinggi yang dapat menangkal radikal bebas, sehingga dapat terhindar dari penyakit infeksi.

Di dalam brokoli juga mengandung sebuah antioksidan flavonoid yaitu quercetin. Quercertin dapat ditemukan juga pada bawang bombay, bawang putih, tomat, teh hitam, bayam, dan apel. Selain memiliki fungsi anti-inflamasi, quarcertin dapat meningkatkan absorpsi zat besi pada usus sehingga dapat mencegah terjadinya anemia yang disebabkan karena perdarahan.

Wah ternyata banyak juga ya NutriCiers kandungan gizi dan manfaat dari NutriCiers. Tentu agar lebih sempurna tetap penuhi kebutuhan mu dengan gizi seimbang ya NutriCiers!

Salam Gizi Sehat Berkualitas!

Tag:#anemia#antioksidan#brokoli#darah#Hemofilia#makanan#quarcertin#sayur#sayuran hijau#vitamin c#vitamin K

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya