Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Intip Pentingnya Cairan dan Pantangan Makanan Berikut dalam Penyembuhan Demam Berdarah!

Ditulis oleh Khezia Mevera2 menit baca
Intip Pentingnya Cairan dan Pantangan Makanan Berikut dalam Penyembuhan Demam Berdarah!
Penderita demam berdarah harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi dengan pemberian cairan dan melakukan diet demam berdarah

Hai, NutriCiers!

Pastinya kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan penyakit demam berdarah? Dengue Hemoragic Fever (DHF) atau yang sering dikenal demam berdarah merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini hidup di iklim tropis dan subtropis seperti Indonesia.

Insiden demam berdarah telah meningkat di daerah tropis dan subtropis di dunia selama beberapa dekade dengan perkiraan 390 juta infeksi terjadi per tahun, tersebar di 128 negara. WHO memperkirakan bahwa 50 hingga 100 juta infeksi terjadi setiap tahun, termasuk 500.000 kasus DBD dan 22.000 kematian yangsebagian besar terjadi pada anak-anak. Demam berdarah merupakan penyebab utama penyakit serius dan kematian pada anak-anak di beberapa negara Asia.

Ciri khas dari demam berdarah adalah kebocoran plasma yang berlangsung selama 24-48 jam. Selain itu, penderita akan mengalami demam tinggi (lebih dari 38 C) akibat virus yang masuk. Trombosit juga menjadi rendah (<100.000/mm) akibat dari reaksi antibodi melawan virus sehingga sering ditemukan pendarahan, bintik-bintik merah pada kulit, mual, muntah, kepala pusing, dll.

Penderita demam berdarah akan mengalami penurunan nafsu makan sehingga harus dirawat dengan diet serta dukungan obat-obatan yang benar. Lalu, pantangan dan keharusan apa saja yang perlu diikuti bagi penderita demam berdarah?

Terapi Diet Demam Berdarah

Prinsip dari diet demam berdarah adalah makanan tinggi protein yang tidak berminyak, tidak pedas dan makanan lunak yang mudah dicerna. Pemberian cairan juga merupakan hal yang sangat penting dalam penatalaksanaan demam berdarah. pemberian cairan selama fase kritis demam berdarah sangat penting dalam mengurangi kematian. Pemberian cairan dapat melalui oral dan intravena seperti cairan elektrolit melalui pembuluh darah. Inilah pilihan bahan makanan oral:

  • Air kelapa kaya kalium, vitamin.
  • Lemon sebagai sumber vitamin C yang bisa membantu detoksifikasi tubuh.
  • Bit mengandung vitamin (B9, Vitamin C)dan mineral (mangan, kalium, besi) yang membantu meningkatkan jumlah sel darah merah.

Selain itu, hal yang perlu diketahui dalam diet demam berdarah antara lain:

  • Makan makanan yang mudah dicerna. Makanan dapat berupa sayuran rebus, bubur, bubur, sup, roti panggang, apel, pisang.
  • Minuman yang banyak cairan seperti larutan rehidrasi oral, jus segar, sup, dan air kelapa. Makanan dan minuman tersebut akan membantu mencegah dehidrasi akibat muntah dan demam tinggi.
  • Hindari gorengan dan makanan dengan minyak, bumbu dan garam.
  • Mengandung protein tinggi, rendah lemak, tidak berminyak, tidak pedas, lebih sering diberikan dalam bentuk cairan bertekstur lembut.

Itulah beberapa yang sangat penting dikonsumsi saat terkena demam berdarah, NutriCiers!

Salam Sehat, Gizi Berkualitas!

Tag:#dbd#demam berdarah#Demam Berdarah Dengue#Hari demam berdarah#Healthy#Information#kesehatan#nyamuk aedes#Pemulihan DBD

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Hubungan antara Makanan dan Penyakit Asma

Buah dan sayuran memiliki efek anti-inflamasi yang baik untuk penurunan sitokin pro-inflamasi dalam plasma, juga membantu penurunan peradangan saluran pernapasan Sumber gambar: https://www.freepik.com

Felicia Magdalena Kweesar

Pentingnya Olahraga Untuk Penderita TBC

Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga daya tahan tubuh penderita TBC, memperlamcar pernafasan serta mengembalikan fungsi paru-paru yang terganggu. Sumber gambar: https://unspla

Annisaa Fairuz Tyara