Hai, NutriCiers!
Tahukah kamu setiap tanggal 18 Oktober diperingati sebagai Hari Menopause Sedunia? WHO menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Menopause Sedunia untuk mengingatkan bahwa semakin hari, semakin banyak wanita yang mengalami menopause dini.
Menopause1 adalah momen penting yang menandakan berakhirnya siklus menstruasi seorang perempuan yang ditandai dengan tidak adanya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut akibat dari penurunan fungsi ovarium tanpa disertai penyebab lainnya. Menopause berasal dari bahasa Yunani, “meno” yang berarti bulan dan “pause” yang artinya berhenti. Menopause umumnya terjadi pada usia yang relatif bervariasi antara 49-52 tahun, tergantung dari etnisnya. Sedangkan, seorang perempuan dikatakan mengalami menopause dini2 apabila muncul tanda-tanda menopause pada rentang usia 40-45 tahun. Istilah lainnya mendefinisikan perempuan yang mengalami tanda-tanda menopause pada usia < 40 tahun disebut dengan premature menopause.
Seorang perempuan dikatakan memasuki masa menopause apabila terdapat tanda-tanda3 yang meliputi dari aspek fisik, fisiologis, psikologis, dan kognitif. Dari aspek fisik, perubahan yang terjadi pada wanita menopause yaitu naiknya berat badan, kulit dan rambut kering, vagina mengering dan iritasi, rahim mengerut, dan insomnia. Sedangkan dari segi fisiologis, perubahannya meliputi perasaan panas (hot flashes) pada area wajah, leher, dan dada, menstruasi tidak teratur atau durasinya memendek, dan sulit menahan buang air kecil. Selain itu, menopause juga mempengaruhi psikis dan kognitif4 seorang perempuan yang meliputi munculnya rasa cemas (anxiety), tertekan, mudah menangis, mudah tersinggung, sedih, merasa tidak berdaya, dan mudah lupa akibat adanya perubahan fisik dan hormon yang dialami selama masa menopause.
Dilansir dari Jurnal Maturitas tahun 20195, hal-hal berikut diketahui menjadi penyebab dari kejadian menopause dini pada seorang perempuan:
- Menarche dini: menarche adalah momen menstruasi pertama yang menjadi tanda pubertas terakhir dari remaja perempuan. Dikatakan menarche dini apabila terjadi pada usia < 11 tahun. Diketahui perempuan yang menarche dini 1,31x lebih berisiko mengalami menopause dini.
- Nuliparitas atau rendahnya kelahiran: perempuan yang mengalami menarche dini dan jarang melahirkan 5x lebih berisiko mengalami premature menopause dan 2x lebih berisiko mengalami menopause dini
- Kebiasaan merokok: dapat menurunkan produksi dan kerja hormon estrogen.
- Underweight: kurangnya jaringan lemak yang memicu rendahnya level hormon leptin dapat menyebabkan menopause dini
Nah, dari beberapa penyebab diatas ada beberapa hal yang bisa dilakukan NutriCiers untuk mencegah terjadinya menopause dini! Beberapa hal tersebut diantaranya menerapkan pola makan sehat dan seimbang, menjaga berat badan, olahraga teratur tapi tidak berlebihan, dan berhenti merokok. Jadi, perlu banget untuk menerapkan gaya hidup aktif dan sehat sejak dini ya! Semoga bermanfaat.
Salam Gizi Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
