Lewati ke konten
NutriClinic
Medical Nutrition

Hati-Hati, Inilah Dampak Buruk Penggunaan Narkoba pada Ibu Hamil

Ditulis oleh Hanifah Nurul Aulia2 menit baca
Hati-Hati, Inilah Dampak Buruk Penggunaan Narkoba pada Ibu Hamil
Penggunaan narkoba atau obat-obatan terlarang pada ibu hamil dapat mempengaruhi status gizi ibu serta berdampak negatif terhadap kesehatan bayi sejak dalam kandungan hingga lahir.
Sumber gambar: https://www.pexels.com/photo/top-view-of-syringe-with-pills-4541337/

Halo, NutriCiers!

Pada masa kehamilan, apapun yang dikonsumsi ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi janinnya. Jika ibu mengonsumsi cukup makanan bergizi, tentu janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika ibu hamil mengonsumsi zat-zat yang tidak baik, seperti obat terlarang atau alkohol, dapat menimbulkan efek negatif pada bayi sejak dalam kandungan hingga lahir. Nah NutriCiers, apa sajakah efek buruk yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba pada ibu hamil? Yuk, simak informasi berikut!

Metamfetamin

Metamfetamin (sabu) merupakan psikotropika golongan 2 yang tergolong sebagai obat stimulan. Metamfetamin dapat memengaruhi sistem saraf pusat dan menimbulkan adiksi. Kecanduan metamfetamin dapat menyebabkan ketidakoptimalan penambahan berat badan selama kehamilan dan memburuknya status gizi ibu. Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang kecanduan metamfetamin mempunyai lemak tubuh lebih sedikit dan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang lebih rendah. Hal tersebut merupakan indikator status gizi ibu yang tidak baik.

Kokain

Kokain biasanya diperuntukkan sebagai stimulan. Kokain dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, denyut nadi cepat, dan gangguan irama jantung. Pada ibu hamil, kokain meningkatkan risiko aborsi, pelepasan plasenta sebelum waktunya dan kelahiran prematur. Penggunaan zat ini juga dapat menyebabkan pembentukan organ bayi tidak sempurna, terutama otak dan jantung. Pertumbuhan yang terbatas pada bayi selama masa kehamilan dapat mengakibatkan berat badan bayi lahir rendah, mikrosefali (ukuran kepala lebih kecil dari normal), dan panjang badan rendah.

Mariyuana  

Bedasarkan penelitian, efek konsumsi mariyuana atau ganja pada ibu hamil menunjukkan hasil yang bervariasi. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi ganja mengalami penambahan berat badan selama kehamilan karena mengonsumsi lebih banyak kalori dan protein. Sedangkan, studi lain menunjukkan bahwa ibu yang positif menggunakan ganja memiliki berat badan lebih sedikit dibanding sebelum kehamilan atau mengalami penurunan berat badan. Meskipun begitu, ganja mungkin dapat memberikan efek jangka panjang pada bayi.

Heroin

Heroin merupakan salah satu obat terlarang yang paling umum dikonsumsi ibu hamil. Berdasarkan penelitian, kecanduan obat golongan opioid ini menunjukkan adanya defisiensi zat gizi bagi pemakainya, seperti protein, lemak, vitamin, mineral, seng, zat besi, kalsium, dan zat gizi penting lainnya. Selain itu, penyalahgunaan obat ini juga menyebabkan penurunan berat badan dan pola makan, serta mengganggu kemampuan tubuh dalam mencerna zat gizi secara efisien.

Itu dia beberapa efek buruk yang ditimbulkan dari adiksi zat-zat terlarang bagi ibu hamil. Adapun masih banyak zat-zat lain yang tidak baik dikonsumsi, seperti nikotin dan alkohol. Untuk itu, selalu konsumsi makanan bergizi dan hindari obat-obatan terlarang demi kesehatan ibu dan sang buah hati, ya! 

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#Bayi#Dampak Narkoba#drugs#Hari anti narkoba internasional#Hari Anti Narkoba Sedunia#ibu hamil#Information#kesehatan#konsumsi ibu hamil#narkoba#nutrisi#zat gizi makro#zat gizi mikro#zatgizi

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran

Perhatikan kesehatan telinga dan pendengaran dengan mengenali jenis gangguan beserta upaya pencegahannya. Sumber Gambar: https://www.freepik.com/free-photo/attractive-casually-dressed-young-dark-haire

Annisaa Fairuz tyara

Tidak Cukup Makan Bisa Terkena Kusta?

Orang yang tidak memenuhi asupan makanan yang memadai dan beragam memiliki peluang lebih tinggi terkena kusta Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/vegetables-sold-market_8995028.htm#page=

Mohammad Brachim Ansari