Hubungan Konsumsi Makanan Manis Saat Hamil dengan Alergi Pada Anak
Hallo NutriCiers!
Tahukah kamu? Alergi makanan merupakan suatu jenis gejala dari penyakit yang menyerang beberapa organ dan sistem tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap suatu makanan tertentu. Penyakit alergi merupakan penyakit yang dapat hilang setelah diobati, kemudian muncul lagi jika obatnya telah habis, sehingga dapat diartikan alergi merupakan penyakit kambuhan yang tidak dapat diobati.
Penyebab dari alergi belum dapat diketahui dengan jelas dan pasti, akan tetapi ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya alergi. Faktor-faktor yang mempengaruhi alergi antara lain yaitu faktor pajanan alergi, genetik, dan imaturitas usus. Pajanan terhadap suatu alergen tergantung pada kebiasaan dan norma kehidupan disekitarnya. Orang tua lebih mengetahui makanan yang menjadi kesukaan anak yang bisa menyebabkan alergi, dan tidak jarang gejala alergi akan hilang jika bisa menghindari makanan pencetus alergi. Faktor pencetus sebenarnya bukan merupakan penyebab terjadinya alergi, namun menyulut terjadinya gejala alergi.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh universitas Queen Mary di London, Inggris menyebutkan konsumsi makanan manis tinggi gula yang berlebihan selama hamil, dapat meningkatkan risiko anak yang baru lahir menderita alergi. Penelitian ini membandingkan 2 kelompok ibu, yaitu yang mengonsumsi gula paling sedikit selama kehamilan (di bawah 7 sendok teh) dan yang paling banyak (antara 16 sampai 69 sendok teh) per hari. Melalui metode tersebut, ditemukan bahwa anak yang lahir dari kelompok konsumsi gula tinggi, 73% lebih banyak terdiagnosa alergi pada dua atau lebih zat alergen dan 11% lebih banyak memiliki asma dibandingkan dengan anak yang lahir dari kelompok lainnya.
Meskipun penelitian ini bersifat observasional, namun peneliti menduga tingginya konsumsi gula saat hamil, dapat memicu reaksi alergi saat bayi baru lahir dan menyebabkan radang di paru-paru bayi. Hal inilah yang dicurigai berlanjut menjadi alergi dan asma seiring bertambahnya usia anak.
Konsumsi tinggi gula yang yang di maksud adalah konsumsi gula bebas, contohnya gula tambahan seperti pada jus buah kemasan dan sirup. Makanan dan minuman yang tinggi gula bebas, di antaranya seperti minuman bersoda, selai, kue, dan biskuit. Jadi baiknya hindari konsumsi makanan manus selama kehamilan. Yuk Download Aplikasi Nutric.id di Play Store sebagai teman konsultasi gizimu!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
