Makanan Sumber Vitamin E untuk Penderita Thalasemia
Halo, NutriCiers!
Tahukah kalian kapan kita memperingati Hari Thalasemia Sedunia? Hari Thalasemia Sedunia diperingati setiap tanggal 8 Mei.
Thalasemia adalah penyakit genetik yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya melalui DNA. Penyakit thalasemia menyebabkan penderitanya mengalami penurunan jumlah eritrosit atau sel darah merah dikarenakan adanya penghancuran sel darah merah yang berlebihan.
Insidensi kejadian thalassemia di dunia cukup tinggi. Dalam setahun, terdapat 60.000 bayi yang lahir dengan kondisi thalasemia. Data WHO juga menunjukkan bahwa sekitar 80-90 orang di dunia membawa gen thalasemia yang berpotensi menurunkan penyakit tersebut ke keturunannya.
Salah satu macam thalassemia yang umum di derita adalah thalasemia mayor. Jenis thalasemia ini biasanya ditemui pada anak berusia 6 bulan hingga 2 tahun. Transfusi darah secara rutin dapat membantu memperpanjang usia hidup pasien thalassemia mayor. Namun, transfusi darah dapat menyebabkan kondisi yang disebut iron overload atau kelebihan zat besi yang berdampak pada gangguan pada berbagai organ seperti hati, jantung, dan organ endokrin yang dapat mengganggu pertumbuhan anak. Kelebihan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan sel mengalami stres. Untuk mengatasi kondisi stress pada sel, diperlukan vitamin E. Vitamin E diketahui mampu mengurangi kerusakan oksidatif pada organ pasien thalasemia karena vitamin E memiliki sifat antioksidan. Dengan sifatnya yang dapat berperan sebagai antioksidan, vitamin E dapat mengurangi reaksi radikal sehingga mencegah sel mengalami stres oksidatif. Vitamin E dapat ditemui pada bahan makanan berikut buah-buahan, lemak hewani, minyak nabati, seperti minyak bunga matahari, zaitun, jagung, kacang tanah, almond, kedelai, dan minyak gandum. Selain dari makanan, pasien thalassemia dapat juga diberi terapi vitamin E dengan dosis 200-400 IU/hari.
Itu tadi informasi mengenai manfaat vitamin E pada pasien thalassemia serta sumber makanan yang kayak akan vitamin E. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Sobat NutriCiers.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
