Jaga Daya Tahan Tubuh Anak Supaya Terhindar dari DBD!
Hi, NutriCiers!
Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Penyakit ini biasanya terjadi setiap tahunnya saat pergantian musim, dari musim kemarau ke hujan atau sebaliknya. DBD bisa terjadi karena terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus dengue. Berdasarkan data tahun 2012, di Asia Tenggara terdapat peningkatan jumlah penderita DBD dari 100.278 kasus di tahun 2011, meningkat menjadi 217.024 pada tahun 2012. Hal tersebut terjadi karena penyakit ini proses penularannya sangat cepat, terutama pada anak-anak. Hal tersebut didukung dengan fakta bahwa anak-anak memiliki sistem imun yang lebih rendah dibanding orang dewasa.
Nah, NutriCiers harus tau bahwa selain dengan hidup bersih, penularan DBD bisa juga dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh anak. Salah satu cara ampuh untuk menjaga daya tahan tubuh anak adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin yang sebaiknya dilakukan di luar ruangan dan berdekatan dengan alam. Berikut adalah rekomendasi aktivitas fisik yang tepat untuk menjaga daya tahan tubuh anak:
- Berjalan
Cobalah untuk secara rutin mengajak anak anda berkeliling lingkungan rumah sambil menikmati udara sejuk. Dengan mengajak si anak berjalan kaki, tentunya tubuh si anak akan menjadi lebih sehat dan daya tahan tubuhnya meningkat.
- Bersepeda
Yang kedua adalah bersepeda. Kalau NutriCiers punya sepeda di rumah, supaya tidak terlalu melelahkan, boleh juga lho ajak si anak berkeliling dengan naik sepeda. Walaupun bersepeda merupakan aktivitas fisik yang tidak banyak bergerak, tapi dampaknya akan sangat baik bagi tubuh si anak.
- Olahraga
Lalu, ajaklah anak anda untuk olahraga. Misalnya dengan mengajak si anak untuk bermain bola dengan tetangga atau bisa juga bermain bulu tangkis bersama orang tua di halaman rumah. Selain itu, bisa juga dengan olahraga lainnya seperti basket, berenang, dan masih banyak lagi
- Rekreasi aktif
NutriCiers bisa mengajak si anak untuk pergi ke taman bermain, kebun binatang, atau tempat rekreasi lainnya. Biarkan si anak berjalan sendiri untuk merilekskan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Sementara itu, jika tidak bisa mengajak si anak keluar rumah, dapat disiasati dengan mengajaknya untuk membantu bersih-bersih rumah, naik turun tangga, atau memindahkan barang. Perlu dipahami juga, aktivitas fisik di atas harus dilakukan secara rutin supaya daya tahan tubuh si anak selalu terjaga. Sehingga, ketika pergantian musim, si anak bisa terhindar dari DBD!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
