Cek Nilai Gizi Makanan Kemasan dan Jajanan Anak
Halo NutriCiers!
Mengkonsumsi suatu produk makanan tentunya kita harus membaca dulu kandungan gizi di label informasi gizi pada kemasan makanan dan minuman. Jangan mudah percaya akan promosi dalam satu produk makanan dengan label makanan sehat. Sering kali kita keliru saat membacanya. Contohnya seperti makanan untuk bayi dengan judul makanan beras merah. Tentunya beras merah bernilai gizi tinggi untuk tumbuh kembang, namun banyak yang keliru padahal jumlah beras merahnya hanya di bawah 10% dan sisanya adalah gula dan natrium. Tapi jangan khawatir, mari kita pahami bersama bagaimana cara mudah membaca informasi nilai gizi pada makanan kemasan dan jajanan anak!
1. Jumlah sajian per kemasan
Setiap informasi nilai gizi menggambarkan kandungan gizi untuk satu sajian, bukan satu kemasan. Satu kemasan makanan biasanya memiliki lebih dari satu sajian. Jumlah sajian per kemasan menunjukkan jumlah takaran saji yang terdapat dalam satu kemasan makanan. Jadi jika menghabiskan 1 kemasan dengan 4 sajian, maka nilai gizinya dikalikan 4 saja.
2. Kalori total pada informasi nilai gizi
Kalori total pada informasi nilai gizi menunjukkan banyaknya energi yang akan temen temen dapatkan dari setiap sajian makanan atau minuman. Semakin banyak sajian produk yang dikonsumsi, semakin besar pula asupan kalori yang didapatkan. Jadi jumlah sajian yang dikonsumsi berpengaruh pada jumlah kalori yang di konsumsi.
3. Angka kecukupan gizi (AKG)
Angka kecukupan gizi (AKG) pada informasi nilai gizi merujuk pada kebutuhan energi harian rata-rata yaitu sebesar 2.000 kkal. Setiap zat gizi memiliki rekomendasi asupan harian masing-masing. Sementara itu, persentase AKG yaitu perbandingan antara zat gizi dalam suatu produk dengan total zat gizi yang dibutuhkan.
Selain mengetahui cara membaca informasi nilai gizi, Anda sebaiknya juga mengenali zat gizi apa saja yang perlu dipenuhi dan dibatasi. Beberapa kandungan yang harus dibatasi dari makanan kemasan yakni lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan, dan garam (Natrium). Hal tersebut karena kandungan tersebut sudah terpenuhi dari makanan sehari-hari. Asupan yang berlebihan bisa jadi berbahaya dan bisa meningkatkan resiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes mellitus, kanker dan lainnya. Cara mempermudah mencari makanan kemasan yang aman yaitu carilah makanan kemasan yang kandungan lemak, gula, dan natriumnya kurang dari 5% AKG.
Itulah cara yang bisa kita lakukan untuk memilih makanan kemasan dan jajanan anak berdasarkan informasi nilai gizi tertera. Jangan lupa tetap konsultasikan gizi anak ke ahlinya. Yuk Download Aplikasi Nutric.id di Play Store sebagai teman konsultasi gizi anak!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
