Olahraga untuk Penderita Anemia Sel Sabit, Betulkah Bermanfaat?
Hai, NutriCiers!
Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin di dalam tubuh kurang dari normal. Hemoglobin merupakan suatu protein yang bertugas untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadar hemoglobin rendah, maka kemampuan darah untuk membawa oksigen ke jaringan akan berkurang. Oleh karena itu, penderita anemia biasanya merasakan gejala pusing, lemah, letih, dan lesu. Hal ini menyebabkan banyak penderita anemia jarang berolahraga. Padahal olahraga berdampak postif bagi penderita anemia, loh. Salah satunya adalah anemia sel sabit.
Apa Itu Anemia Sel Sabit?
Anemia sel sabit atau sickle cell anemia merupakan jenis anemia yang disebabkan oleh kelainan sel darah merah akibat faktor genetik. Normalnya, sel darah merah yang sehat berbentuk bulat dan bergerak di pembuluh darah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Namun, pada penderita anemia sel sabit, sel darah merah berbentuk sabit yang menjadi keras dan mudah menempel pada pembuluh darah kecil. Akibatnya aliran darah dan oksigen ke organ-organ di dalam tubuh terhalangi. Sel sabit dapat mati lebih awal dibandingkan dengan sel normal, sehingga menyebabkan kekurangan sel darah merah secara konstan.
Olahraga dan Anemia Sel Sabit
NutriCiers, penderita anemia tak jarang malas berolahraga karena keluhan gejala yang dirasakan. Namun, tahukah kamu? Ternyata olahraga mempunyai dampak positif pada penderita anemia sel sabit. Salah satu olahraga yang berdampak positif adalah yoga. Yoga dapat menurunkan rasa sakit pada anak dengan penyakit sel sabit. Latihan treadmill dengan frekuensi selama 3 kali seminggu selama 30 menit dapat menurunkan indikator peradangan pada penderita anemia sel sabit.
Selain menurunkan indikator inflamasi atau peradangan, olahraga secara rutin dapat menurunkan stres oksidatif, meningkatkan kesehatan pembuluh, kebugaran, dan fungsi fisik pada penderita anemia sel sabit. Latihan aerobik dan ketahanan selama masing-masing 30 menit yang dilakukan 3 kali dalam seminggu dapat memberikan perubahan penting pada penderita anemia sel sabit terkait kesehatannya. Manfaat yang dirasakan antaranya adalah pengurangan nyeri otot dan peningkatan kebugaran fisik yang juga dapat meningkatkan kualitas hidup.
Pada anak dengan anemia sel sabit, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh anak dengan anemia sel sabit misalnya adalah latihan aerobik selama 12 minggu dengan menggunakan sepeda statis yang dapat dilakukan di rumah.
NutriCiers, olahraga bagi penderita anemia sangat bisa dilakukan selagi kondisi masih memungkinkan. Sebaiknya konsultasikan juga dengan dokter sebelum berolahraga, ya. Semoga bermanfaat!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
